Breaking News:

Berita Jakarta

Apkasindo Aceh Desak Presiden Cabut Larangan Ekspor CPO, Petani Sawit Gelar Demo di Jakarta

"Saya sudah berada di Jakarta untuk berpartisipasi dalam aksi tersebut, bersama-sama pengurus DPW dan DPD Apkasindo yang lain," kata Fadli.

Penulis: Fikar W Eda | Editor: Saifullah
Apkasindo Aceh Desak Presiden Cabut Larangan Ekspor CPO, Petani Sawit Gelar Demo di Jakarta
For serambinews.com
Sekretaris Apkasindo Aceh, Fadli Ali

Laporan Fikar W Eda | Jakarta

SERAMBINEWS COM, JAKARTA - DPW Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia ( Apkasindo) Aceh mendukung penuh kesepakatan 22 DPW Apkasindo se-Indonesia yang dilakukan pada 14 Mei 2022 lalu, yakni menuntut dicabutnya larangan ekspor crude palm oil (CPO).

Sikap DPW Apkasindo Aceh'> Apkasindo Aceh itu diutarakan Fadli Ali selaku Sekretaris Apkasindo Aceh'> Apkasindo Aceh.

Fadli Ali menyatakan, dirinya bersama jajaran pengurus ikut serta dalam aksi demonstrasi di Jakarta untuk menyuarakan tuntutan Apkasindo

"Saya sudah berada di Jakarta untuk berpartisipasi dalam aksi tersebut, bersama-sama pengurus DPW dan DPD Apkasindo yang lain," kata Fadli.

Ia menyatakan, tuntutan kepada Presiden sudah sangat jelas, yaitu segera buka kembali keran ekspor atau cabut larangan ekspor CPO.

"Harga tandan buah segar (TBS) sawit hari ini sudah jatuh sangat drastis. Pada tingkat pabrik kelapa sawit (PKS), ada yang sudah beli Rp 1500/kg,” bebernya.

Baca juga: Harga TBS di Aceh yang Ditetapkan PKS tidak Manusiawi, Apkasindo Minta Aparat Bertindak

“Dengan demikian, harga beli pada tingkat petani jadi Rp 1200/kg. Artinya ,dari harga sebelum diumumkan oleh Presiden tentang larangan ekspor CPO pada tanggal 22 April 2022 lalu, harga TBS di Aceh sudah turun 60-70 persen," tukas Fadli.

Ia menyebutkan, Apkasindo  mengerahkan petani di 22 provinsi se-Indonesia untuk melakukan “Aksi Keprihatinan Petani Kelapa Sawit Indonesia” yang dilakukan serentak pada Selasa (17/5/2022) mulai pukul 09.00-12.00 WIB.

Aksi keprihatinan ini dilakukan untuk menyikapi dampak larangan ekspor minyak goreng dan CPO yang membuat anjloknya harga TBS di seluruh Indonesia.

Sementara itu, Ketua Umum DPP Apkasindo, Dr Ir Gulat ME Manurung, MP, CIMA, CAPO mengatakan, bahwa saat ini situasi sudah kritis.

Dari 1.118 pabrik kepala sawit se-Indonesia, sebutnya, paling tidak 25 % telah stop pembelian TBS sawit milik petani.

Ini mengakibatkan harga TBS petani sudah anjlok 40 % -70 % , dari harga penetapan pemerintah.

Baca juga: Petani Sawit di Tamiang Merana, Ketua Apkasindo: Tarik Kebijakan Larangan Ekspor CPO

“Dan ini terjadi secara merata sejak larangan ekspor CPO pada tanggal 22 April 2022 lalu,” urainya.  

“Dampaknya luar biasa, telah mengganggu sendi-sendi ekonomi petani sawit dan rantai ekonomi nasional,” ulas dia.

“Kami berpacu dengan waktu. Kami sudah rugi Rp 11,7 triliun per akhir April lalu, termasuk hilangnya potensi pendapatan negara melalui bea keluar, terkhusus pungutan ekspor dimana sejak Februari sampai April 2022, sudah hilang Rp 3,5 triliun per bulannya," tukas Gulat.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved