Breaking News:

Berita Pidie

Dinkes Pidie Sosialisasi Bahaya Hepatitis Akut, Berikut Ciri-cirinya

"Kita imbau masyarakat tidak panik. Segera mendatangi puskesmas dan rumah sakit terdekat jika terjangkit

Penulis: Nur Nihayati | Editor: Nur Nihayati
SERAMBINEWS.COM/NUR NIHAYATI
Para dokter berfoto bersama usai sosialisasi Penyakit Hepatitis Akut sedang merebak, kegiatan ini digelar di Aula Dinas Kesehatan Pidie, Jumat (20/5/2022). 

"Kita imbau masyarakat tidak panik. Segera mendatangi puskesmas dan rumah sakit terdekat jika terjangkit

Laporan Nur Nihayati | Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Dinas Kesehatan (Dinkes) Pidie melakukan sosialisasi bahaya hepatitis akut.

Kegiatan ini diikuti seluruh dokter di 26 Puskesmas berlangsung di Aula Dinkes Pidie, Jumat (20/5/2022).

Kepada Dinas Kesehatan Pidie, dr Arika Husnayanti SpOG (K) mengatakan, meskipun di Pidie saat ini belum ditemukan kasus hepatitir akut namun perlu diwaspai.

"Kita imbau masyarakat tidak panik. Segera mendatangi puskesmas dan rumah sakit terdekat jika terjangkit penyakit ini," katanya.

Disebutkan, ada beberapa gejala awal penderita penyakit hepatitit akut salah satunya adalah mual, muntah, diare berat, demam tinggi, kencing pekat, BAB pucat. Kemudian warna mata dan kulit menguning, ada gangguan pembekuan darah, kesadaran menurun.

Sementara, cara pencegahan harus dilakukan adalah cuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Llau, pastikan makanan dalam keadaan matang dan bersih. 

Kemudian tidak bergantian alat makan dengan orang lain. Hindari kontak dengan pasien tersebut dan menjaga kebersihan rumah dan lingkungan.

Sementara itu, sosialisasi pencegahan hepatitis akut diikuti seluruh dokter yang bertugas di 26 puskesmas di seluruh Pidie. 

Diharapkan sosialisasi ini para dokter bisa melakukan edukasi ke masyarakat bahaya dan pencegahan hepatitis akut.

Dikatakan, kejadiannya lebih cepat  rata rata menyerang anak usia 1 bulan hingga 16 tahun.

"Jangan panik kita akan melakukan pencegahan penanganan jika dijumpai kasus tersebut. Kami akan selalu meningkatkan cakupan imunisasi lengkap," demikian Kepala Dinas Kesehatan Pidie, dr Arika Husnayanti SpOG (K).

Baca juga: Test Tambah Berita 20 May 2022

Baca juga: Waketum Kadin Aceh Nilai Syarat Calon Ketua Kadin Aceh Terkesan tidak Sesuai PO

Baca juga: VIDEO Anak Penyandang Disabilitas Ikut Lomba Lari dengan Kursi Roda, Sampai 4,2 KM

 

 
 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved