Ayam Hias
Aceh Rooster Community Gelar Show Ayam Hias
Kontes pertama siam dilaksanakan pada 29 Juli 1990. Sementara pada 1991 klub konservasi besar kerajaan Thailand didirikan di Kecamatan Hua Rio Kabupat
Penulis: Mawaddatul Husna | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Mawaddatul Husna | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Aceh Rooster Community (ARC) menggelar show dan silaturahmi pecinta ayam hias seluruh Aceh yang berlangsung di Mayor Kopi, Jalan Syiah Kuala, Gampong Bandar Baru, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Sabtu (21/5/2022).
Penanggung Jawab Show Ayam Hias, Teuku Abenk Sibreh kepada Serambinews.com, menyampaikan ada lima jenis ayam hias yang ditampilkan yaitu ayam hias bangkok ekor lidi, aseel, siam murni, shamo, dan bangkok klasik.
Ia menjelaskan asal usul ayam siam adalah ayam raja narasuen yaitu bulu kuning ekor putih berasal dari Provinsi Phitsanulok.
Kontes pertama siam dilaksanakan pada 29 Juli 1990. Sementara pada 1991 klub konservasi besar kerajaan Thailand didirikan di Kecamatan Hua Rio Kabupaten Mueang Provinsi Phitsanulok.
• Harga Telur Ayam di Aceh Besar Naik, Berikut Harga Telur Ayam Biasa dan Super
"Itu kontes pertama Siam dan asal pertama Siam LHK. Phitsanulok pure siam adalah siam thailand yang belum pernah tersilang," sebutnya.
Kemudian bangkok klasik adalah jenis ayam yang didatangkan ke Indonesia sejak 1980 dan tidak dijaga kemurniannya.
Selanjutnya, ayam aseel parrot beak, dikatakannya merupakan ayam aseel yang berasal dari Tamil Nadu.
Jenis ayam aseel ini bisa ditemukan dengan mudah di Thailand dan Malaysia.
Keistimewaan karakternya adalah ekor mekar dan panjang serta bentuk paruh seperti burung beo menjadi cikal bakal yang ingin terus dikembangkan hingga kini.
Di Asia tenggara aseel parrot dijadikan hewan peliharaan atau hias saja, akan tetapi memiliki nilai yang cukup fantastis.
"Adapun ciri-ciri fisik yang kami ketahui adalah bulu kering dan kaku. Paruh umumnya berbentuk betet/beo, jengger besar dan lebar, ekor kaku, lebat dan mekar. Warna bulu berbagai macam seperti wido, putih, jali, gondang dan merah. Untuk bobot dewasa jantan 3 kilogram lebih," sebutnya.
"Dalam kesempatan kali ini kita bisa membawa lima kategori dari jenis ayam hias shamoo berasal dari Eropa, aseel dari India, Siam dari thailand dan masih murni belum tersilang, Bangkok dari Thailand dan ekor lidi yang sekarang sudah disahkan menjadi ayam khas Indonesia tepatnya dari Madura dan Jogja," sambungnya.
• Harga Telur Ayam di Aceh Besar Naik, Berikut Harga Telur Ayam Biasa dan Super
Teuku Abenk menyampaikan melalui kegiatan ini diharapkan dapat memperkenalkan ke masyarakat tentang ayam hias dan jenis-jenisnya. Ada sekitar 43 ekor yang ditampilkan pada show tersebut yang dimana ayam-ayam hias itu ada yang berasal dari Jerman, Jepang, India dengan harga sekitar belasan juta hingga puluhan juta rupiah per ekor.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ayam-89u9i0-0.jpg)