PMK
Cegah Penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku, Disnak dan Keswan Bireuen Turun ke Jangka
Kunjungan bersama selain melakukan sosialisasi penyakit PMK, juga memastikan kondisi ternak warga, melihat tingkat kebersihan lingkungan kandang terna
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Yusmandin Idris I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak dan Keswan) Bireuen bersama tenaga Puskeswan (klinik) hewan, Selasa (24.05/2022) sore turun ke salah satu usaha peternakan di Desa Ruseb Ara, Jangka Bireuen.
Kunjungan bersama sejumlah dokter hewan sebagai upaya melakukan sosialisasi pencegahan PMK dan juga melihat kondisi ternak khususnya sapi di kawasan tersebut.
Kadisnak dan Keswan Bireuen, drh Liza Rozana melalui Safrizal SP selaku Kabid Keswan, Kesmavet, Pengolahan dan Pemasaran kepada Serambinews.com, Rabu (25/05/2022) mengatakan, dinas bersama petugas lapangan selain mendapatkan informasi tentang kondisi ternak juga melihat langsung ke sejumlah desa yang warganya memelihara ternak sapi.
• Jumlah Sapi Positif PMK di Langsa Bertambah jadi 1.452 Ekor
Kunjungan bersama selain melakukan sosialisasi penyakit PMK, juga memastikan kondisi ternak warga, melihat tingkat kebersihan lingkungan kandang ternak serta kondisi ternak itu sendiri.
Setelah memastikan kondisi ternak, petugas mengharapkan para peternak untuk terus memantau perkembangan khususnya sehat dan tidak sehat. Bila ternak mulai mengalami sakit diharapkan segera melaporkan ke petugas Keswan di masing-masing.
“Ada beberapa lokasi dikunjungi tim dan memastikan ternak aman dari PMK dan berharap peternak dapat memantau kondisi ternaknya,” ujar Safrizal.
Disebutkan, laporan dari tim Puskeswan dari masing-masing kecamatan dan dilakukan jumlah ternak yang sakit sudah mencapai 571 ekor atau terjadi penambahan sebanyak 126 ekor, jumlah yang sembuh juga bertambah dari 34 ekor sudah menjadi 43 ekor.
• 794 Sapi dan Kerbau di Aceh Utara Terindikasi PMK, Tersebar di 21 Kecamatan, 5 Sudah Diambil Sampel
Dari 14 kecamatan, Jeunieb paling banyak ternak sakit tercatat 187 ekor, dari jumlah tersebut 31 ekor sudah sembuh dan satu ekor mati. Berikutnya, Juli 70 ekor, dua ekor sudah sembuh, Simpang Mamplam (52), Peusangan Selatan (44), Jangka (43), Jeumpa (36), Peusangan (31).
Seterusnya, Gandapura (29), Peusangan Siblah Krueng (25), Kutablang (24), Makmur (15), Peulimbang (8), Kota Juang (6) dan Kuala satu ekor. Safrizal mengatakan, dari 571 ekor yang sakit 43 ekor diantaranya sudah sembuh yaitu di Jeunieb 31 ekor, Peusangan Siblah Krueng (7), Jangka (3) dan Juli 2 ekor.(*)