Berita Kutaraja
Angin Kencang Rusak 7 Rumah di Lamdingin, Ketua DPRK Banda Aceh Antar Bantuan Masa Panik
"Kita berharap para korban musibah angin kencang dan hujan lebat secepatnya didata dan diberikan bantuan,” urainya.
Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Saifullah
Laporan Masrizal | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Farid Nyak Umar menyerahkan bantuan masa panik kepada korban angin kencang di Gampong Lamdingin, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Minggu (29/5/2022).
Turut hadir, anggota DPR RI asal Aceh, Illiza Sa'aduddin Djamal (yang juga warga Gampong Lamdingin), perwakilan Dinas Sosial Banda Aceh, pihak Kecamatan Kuta Alam, keuchik serta aparatur Gampong Lamdingin.
Keuchik Lamdingin, Zaki M Kasem mengatakan, ada tujuh rumah di wilayahnya yang dihuni tujuh kepala keluarga yang terdampak langsung musibah angin kencang dan hujan lebat pada Minggu pagi.
Ketujuh rumah itu milik Yusrizal, Syukri, Muhammad, M Amin, Khaidir, Lilis Suryani dan Amri.
Ketua DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar menyatakan, bantuan masa panik ini sebagai bentuk kepedulian pihaknya terhadap masyarakat yang terdampak angin kencang.
Selanjutnya Farid berharap kepada Pemko Banda Aceh melalui instansi terkait agar bergerak cepat mendata dan memberikan bantuan kepada warga terdampak musibah.
Baca juga: Lagi, Rumah Warga di Sabang Rusak Tertimpa Pohon Tumbang, Dampak Hujan Badai dan Angin Kencang
"Kita berharap para korban musibah angin kencang dan hujan lebat secepatnya didata dan diberikan bantuan,” urainya.
“Karena korban ini rata-rata atap rumahnya dibawa angin, jadi tidak mungkin ditempati jika tidak segera diperbaiki,” terang dia.
“Kita desak agar Pemko memberikan perhatian serius kepada korban, apalagi sebagian korban merupakan warga yang kurang mampu," ujarnya.
Selanjutnya, Farid juga meminta Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman untuk menyiapkan anggaran khusus tanggap darurat bagi korban angin kencang yang terjadi sejak Sabtu kemarin.
Sebab prediksi Badan Klimatologi Metereologi dan Geofisika (BKMG), kondisi hujan lebat dan angin kencang akan berlanjut hingga beberapa hari ke depan.
Bantuan tersebut, kata Farid, sangat penting mengingat banyak kerusakan yang disebabkan angin kencang.
Baca juga: Satu Rumah di Lhokseumawe Rusak Diterjang Angin Kencang
"Kita sudah lihat di beberapa titik, ternyata memang luar biasa kerusakan yang ditimbulkan akibat angin kencang, tidak hanya rumah warga dan pepohonan yang tumbang, tetapi kita mendapati banyak juga fasilitas umum dan fasilitas publik yang rusak seperti puskesmas, sekolah, dan dayah, semoga cepat teratasi," tambah Farid.
Seperti diberitakan sebelumnya, angin kencang dan hujan lebat melanda Kota Banda Aceh Minggu (29/5/2022) pagi.
Sejumlah rumah warga dan fasilitas publik terdampak dari musibah tersebut. Selain itu juga banyak pepohonan yang tumbang dan menutupi badan jalan.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/bantuan-masa-panik-2905.jpg)