Berita Bireuen
Perbaiki Mutu Lulusan, FSEI IAI Al-Aziziyah Samalanga dan IRMLA Aceh Gelar Workshop Kurikulum
Workshop pengembangan kurikulum berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) yang berorientasi Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MB
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Mursal Ismail
Workshop pengembangan kurikulum berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) yang berorientasi Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) ini berlangsung di Kampus IAI Al-Aziziyah, Samalanga.
Laporan Yusmandin Idris I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Fakultas Syari'ah dan Ekonomi Islam Institut Agama Islam (FSEI IAI) Al-Aziziyah Samalanga, Kabupaten Bireuen, Aceh menggelar workshop, 31 Mei - 1 Juni 2022.
Workshop ini digelar untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas lulusan.
Workshop pengembangan kurikulum berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) yang berorientasi Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) ini berlangsung di Kampus IAI Al-Aziziyah, Samalanga.
Workshop ini bekerja sama dengan Indonesia Research Methodology Lecturer Association (IRMLA) Provinsi Aceh.
Kabag Humas IAI Al-Aziziyah Samalanga, Tgk Mursalin MH kepada Serambinews.com, mengatakan workshop ini diikuti para dosen prodi Hukum Keluarga Islam dan Prodi Ekonomi Syariah yang merupakan bagian dari Fakultas Syari'ah dan Ekonomi Islam.
Tgk Mursalin mengatakan narasumber workshop adalah seorang pakar alamtologi terkemuka di dunia, Dr Tgk Muhammad Aminullah MA CIQaR yang juga dosen Pascasarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh dan Pascasarjana IAIN Lhokseumawe.
"Selain itu panitia juga mengundang narasumber lainnya lulusan negeri seberang Malaysia UKM Malaysia yang juga dosen Universitas Malikussaleh Lhokseumawe Dr Tgk Muntasir A Kadir MA," lanjutnya.
Ketua panitia Dr Tgk Karimuddin Abdullah SHI MA CIQnR mengatakan workshop pengembangan kurikulum Fakultas Syari’ah dan Ekonomi Islam yang berorientasi kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) sebagai upaya menindaklanjuti program Mendikbud Ristek di Perguruan Tinggi sesuai dengan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 74/P/2O21 tentang Pengakuan Satuan Kredit Semester Pembelajaran Program Kampus Merdeka.
Workshop ini bertujuan untuk mempersiapkan lulusan yang unggul dan kompetitif serta siap berkompetisi.
Mengingat pentingnya hal tersebut Fakultas Syari'ah dan Ekonomi Islam terus mengupdate perkembangan dan mengikuti standar yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
Rektor IAI Al-Aziziyah Samalanga Tgk Muhammad Abrar Azizi M Sos dalam pertemuan tersebut antara lain mengatakan, di era digital dan informatika seperti saat ini perubahan dan inovasi dalam dunia pendidikan menjadi hal yang sangat urgen.
Workshop merupakan pengembangan kurikulum kesyariahan dan ekonomi Islam, guna penyempurnaan kurikulum yang sudah ada.
Perubahan kurikulum di perguruan tinggi merupakan aktivitas rutin yang harus dilakukan sebagai tanggapan terhadap perkembangan Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni (Iptek), kebutuhan masyarakat (Societal needs), serta kebutuhan pengguna lulusan (stakeholder needs)".
"Permasalahan yang sering muncul dikalangan akademisi adalah pemahaman tentang bagaimana melakukan rekonstruksi kurikulum pendidikan tinggi yang masih sangat beragam baik antar program studi sejenis maupun antar perguruan tinggi, makanya ini menjadi salah satu indikator digelar workshop ini"paparnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/workshop-di-samalanga.jpg)