Breaking News:

Berita Aceh Besar

AirAsia Kembali Buka Rute Penerbangan Ke Aceh, Sahuti Surat Gubernur Aceh

Menyahuti Surat Gubernur Aceh, Maskapai Penerbangan AirAsia Kembali membuka rute penerbangan ke Aceh

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/MUHAMMAD NASIR
Pesawat Air Asia yang baru saja tiba dari Bandara Kuala Namu, Sumatera Utara, di Bandara Sultan Iskandar Muda, Jumat (3/6/2022). Air Asia kembali membuka rute penerbangan Kuala Namu-Sultan Iskandar Muda. 

Laporan Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Menyahuti Surat Gubernur Aceh, Maskapai Penerbangan AirAsia Kembali membuka rute penerbangan ke Aceh.

Penerbangan perdana maskapai AirAsia ke Aceh dengan nomor penerbangan QZ654, tiba di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda Blang Bintang, pukul 15.00 WIB, Jumat (3/6/2022) sore.

Kedatangan penerbangan perdana Maskapai AirAsia disambut oleh Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal, mewakili Gubernur Aceh yang sedang menjalankan tugas kedinasan di Aceh Tengah.

Sebagaimana diketahui, pasca meredanya covid-19 dan dicabutnya berbagai pembatasan oleh Pemerintah dan dunia internasional.

Beberapa waktu lalu Gubernur Aceh menulis surat meminta maskapai tersebut untuk kembali membuka rute penerbangan ke Aceh dan melayani perjalanan udara masyarakat dari dan ke Banda Aceh.

Baca juga: AirAsia Mendarat Lagi di Bandara SIM Aceh Besar, Layani Penerbangan ke Kualanamu, Ini Jadwalnya

Kadishub Aceh, mengapresiasi kehadiran kembali AirAsia di Aceh.

Apresiasi itu disampaikan Faisal dalam acara Inaugural Flight Ceremony yang dihadiri oleh CEO AirAsia, Veranita Yosephine di Gedung VIP Bandara SIM.

"Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada PT Indonesia AirAsia yang secara cepat merespon permintaan Pemerintah Aceh untuk menghadirkan pelayanan transportasi udara bagi masyarakat Aceh," ujar Faisal.

Seiring melandainya kasus Covid-19 di Indonesia, lanjut Faisal, minat masyarakat untuk melakukan perjalanan semakin meningkat, termasuk masyarakat Aceh.

Berdasar data, tercatat 294.287 pergerakan orang keluar dan masuk Aceh selama periode angkutan lebaran 2022 (H-7 hingga H+7). Sebanyak 23.466 di antaranya menggunakan pesawat udara.

"Tentu ini menjadi tugas Pemerintah untuk memfasilitasi lancarnya mobilitas masyarakat dengan biaya yang terjangkau," sebut Faisal.

Baca juga: Terancam 5 Tahun Penjara, Ahmadi dan 2 Tersangka Penjualan Kulit Harimau Ditahan di Polda Aceh

Faisal juga menyoroti berbagai keluhan masyarakat Aceh terkait minimnya frekuensi penerbangan dari dan ke Aceh yang akhirnya menyebabkan tarif penerbangan melambung tinggi.

Tarif yang cukup mahal tentu tidak ramah bagi kantong masyarakat yang sedang terimbas pandemi. Selain itu, kondisi ini juga mengakibatkan inflasi yang cukup dalam di Aceh.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved