Breaking News:

Pengurus MAA

Gubernur Nova Harapkan MAA Perwakilan Sumatera Barat Mampu Teruskan Kebesaran Adat Aceh

Menurut Nova, adat merupakan khasanah tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari masyarakat Aceh. Bahkan, adat juga sudah menjadi bagian dari kebijaka

Penulis: Sari Muliyasno | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Gubenur Nova saat memberikan sambutan Pengukuhan Pengurus MAA Perwakilan Sumatera Barat. 

"Sebab kemajuan serta kesejahteraan negeri yang kita sama-sama impikan, tentunya berawal dari kemajuan gampong dan juga simpul-simpul diaspora Aceh yang ada di Sumatera Barat dan berbagai kota lainnya. Kita tahu, salah satu upaya memajukan gampong di Aceh adalah dengan membangun semangat lembaga-lembaga adat yang telah tertuang dalam Qanun Aceh," katanya.

Selain itu, Gubernur Nova juga berharap kepada para tetua Adat Aceh di Sumatera Barat untuk memberi solusi secara patut guna mengatasi berbagai persoalan yang kemudian muncul. Terutama di lingkungan perantau Aceh.

"Tentu saja, hal ini perlu dilakukan bersama-sama dengan para pemerhati dan pemangku kepentingan. Termasuk para ulama, akademisi, para cendekiawan, dan juga Pemerintah Aceh serta para tokoh dan cerdik-cendekia yang ada di Sumatera Barat," ujarnya.

Wali Nanggroe Aceh, Paduka Yang Mulia (PYM) Malik Mahmud Al Haytar mengatakan, kehadiran MAA Perwakilan Sumatera Barat diharapkan mampu sesuai dengan misi lembaganya untuk membangun masyarakat Aceh yang beradab, berbudaya berlandaskan dinul Islam.

"Tentunya bukan hanya buat masyarakat Aceh yang tinggal di Aceh, tapi juga bagi diaspora Aceh yang tinggal di seluruh Nusantara, bahkan diberbagai belahan dunia," kata Wali Nanggroe.

Untuk itu, ia berharap sebagai perantauan, wajib meninggikan adat dan budaya Aceh yang berlandaskan dinul Islam tanpa menyampingkan adat istiadat di masing-masing tempat dimana pun berada. "Kehadiran MAA Perwakilan Sumatera Barat tentunya sangat membantu cita-cita tersebut," sebutnya.

Wakil Gubernur Sumatera Barat Dr Ir Audy Joinaldy SPt MSc MM IPM ASEAN Eng mengatakan, pemerintahnya sangat terbuka dengan keberadaan masyarakat Aceh di Sumatera Barat yang diperkirakan saat ini sekitar lebih dari 10 ribu jiwa.

"Kami pemerintah Sumatera Barat sangat terbuka bagi siapa pun yang tinggal di sini untuk mecari rezeki, kami sangat senang dengan masyarakat Aceh," katanya.

Apalagi tambahnya, Aceh dengan Sumatera Barat, dari segi kebudayaan, makanan, hingga dalam segi hal agama dinilai sangat menyerupai.

"Pandangan terhadap budaya dan agama kita bilang serupa," katanya.

Dengan pengukuhan pengurus MAA Perwakilan Sumatera Barat oleh Gubernur Nova, ia mengaku sebuah kehormatan bagi mereka. Karena langsung dilakukan oleh orang nomor satu di Provinsi Aceh.

"Jika ada kekurangan, kami minta maaf. Ke depan tentunya kolaborasi, silaturahmi seperti ini harus tetap terjaga dan terjalin," ujarnya.

Sementara itu, Ketua MAA terpilih perwakilan Sumbar Dr Sulaiman Juned SSn MSn mengatakan, dengan dilantik kepengurusan MAA Perwakilan Sumatera Barat, niat baik untuk menjaga dan merawat potensi kekayaan struktur adat istiadat dan budaya Aceh dapat hidup dan lestari di tanah Minang ini.

"Mari kita niatkan dengan tulus ikhlas sebagai masyarakat Aceh, dimana bumi dipijak di situ langit dijunjung. Juga memiliki niat dengan tulus ikhlas dengan bersama-sama merawat adat istiadat dan budaya Aceh, yang tentunya berdamai dengan Aceh, yang tentunya berdamai dengan jamannya agar tetap hidup kebudayaan di negeri ini," katanya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved