Breaking News:

Internasional

Mesir Janjikan Bantuan 30 Juta Vaksin Covid-19 Sinovac ke Afrika, Kairo Sudah Mampu Produksi Sendiri

Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi mengumumkan inisiatif membantu 30 juta dosis vaksin Covid-19 ke negara-negara Afrika.

Editor: M Nur Pakar
AFP
Vaksin Covid-19 Sinovac asal China 

SERAMBINEWS.COM, KAIRO - Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi mengumumkan inisiatif membantu 30 juta dosis vaksin Covid-19 ke negara-negara Afrika.

Hal itu disampaikannya dalam sesi dialog konferensi dan pameran medis kesehatan Afrika “African Health ExCon.”

El-Sisi mengatakan: “Kemampuan Mesir tersedia untuk saudara-saudara kami di Afrika.”

El-Sisi berbicara pada peluncuran konferensi, yang diadakan di Pusat Pameran Internasional Mesir di Pemukiman Kelima di Kairo Baru, seperti dilansir AFP, Senin (6/6/2022).

Lebih dari 400 anggota dari Badan Perawatan Kesehatan dan sejumlah perusahaan internasional dan lokal berpartisipasi dalam konferensi tersebut.

Mesir menandatangani perjanjian kemitraan dengan China tahun lalu untuk memproduksi vaksin Covid-19 Sinovac di Mesir.

Baca juga: Kabar Gembira Bagi Negara-negara Miskin, Pfizer akan Sediakan Vaksin Covid-19 Murah

Kairo langsung mulai memproduksi vaksin Covid-19 pada akhir Juni 2021 melalui Perusahaan Vaksin "Vaccera", yang dimiliki oleh pemerintah Mesir.

Sehingga, memungkinkannya untuk memproduksi satu juta dosis vaksin Covid-19 per hari.

Mesir mengatakan pada saat itu, mereka tertarik untuk melokalisasi industri vaksin, tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan warganya tetapi juga untuk Afrika.

Bahaa Zeidan, Kepala Otoritas Mesir untuk Pengadaan Terpadu dan Pasokan Medis, mengatakan arahan presiden sejalan dengan Visi Mesir 2030.

Dimana, mendukung adanya platform dialog antara negara-negara Afrika untuk bertukar pengalaman.

Dia menambahkan tujuannya sama dengan Agenda 2063 Uni Afrika untuk mempromosikan pembangunan berkelanjutan bagi masyarakat Afrika.

Baca juga: Korea Utara Hadapi Gelombang Pertama Covid-19, Negaranya Tak Punya Persedian Vaksin

Zeidan mengatakan El-Sisi telah memerintahkan cadangan strategis untuk semua kebutuhan medis.

Baik untuk perangkat kesehatan, obat-obatan, atau laboratorium dalam mengatasi krisis virus Corona dan dampak perang Rusia-Ukraina yang mempengaruhi rantai pasokan di seluruh dunia.

“Di Afrika, kami membutuhkan dukungan untuk membangun sektor kesehatan di benua itu," kata Constantino Chiunga, Wakil Presiden dan Menteri Kesehatan Zimbabwe.

"Pandemi yang kita semua hadapi telah memberi kita pelajaran yang sangat berharga untuk dipelajari,” tambahnya.

“Kami perlu belajar, melalui kehadiran kami di Mesir, bagaimana pengalaman Mesir, bagaimana mampu menangani penyakit yang datang melalui air, dan mengatasi masalah ini,” katanya.(*)

Baca juga: Ribuan Dosis Vaksin Covid-19 Ditarik di Eropa, Jepang Juga Tangguhkan, Ini Ditemukan di Botolnya

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved