Jurnalisme Warga
Arungi 13 Sungai, Pengalaman Menantang ke Atu Kapur
AIR Terjun Sijuk (Atu Kapur) merupakan objek wisata yang tersembunyi, berada di tengah hutan belantara wilayah pendalaman Alue Ie Mirah
OLEH MAULYUNDIRA HUSMA, Mahasiswi Pendidikan Bahasa Indonesia & Anggota UKM Jurnalistik UBBG Banda Aceh, serta Anggota FAMe, melaporkan dari Alue Ie Mirah, Kecamatan Indra Makmu, Aceh Timur
AIR Terjun Sijuk (Atu Kapur) merupakan objek wisata yang tersembunyi, berada di tengah hutan belantara wilayah pendalaman Alue Ie Mirah, Kabupaten Aceh Timur.
Objek wisata ini sangat jarang dikunjungi masyarakat.
Juga sangat jarang terjamah tangan manusia.
Padahal, air terjun ini memiliki potensi besar untuk dijadikan objek wisata alami dan bisa dijadikan sumber pendapatan baru bagi masyarakat maupun pemerintah setempat.
Air Terjun Sijuk (Atu Kapur) memiliki potensi wisata yang masih jarang terjamah.
Maklum, untuk menuju lokasi ini pengunjung harus melalui jalur sulit (ekstrem).
Air terjun ini tergolong unik, karena air yang mengalir atau turun dari air terjun ini bertemu dengan air Sungai Sijuk.
Air terjun ini juga mengandung air batu kapur, berada di Gampong Sijudo, Kecamatam Pante Bidari.
Baca juga: Warga Seumanah Jaya Aceh Timur Temukan Objek Wisata Air Terjun Bukit Seribu
Baca juga: Bappeda Agara Akan Jadikan Tiga Benteng Rakyat Alas Melawan Belanda Sebagai Objek Wisata Sejarah
Pemandangan di lokasi Air Terjun Sijuk ini membuat saya takjub luar biasa.
Saya merasa sangat senang dan gembira ketika mendengar sebuah tempat wisata yang sangat menarik, bagus, dan butuh perjuangan ekstrem untuk mencapainya.
Perjalanan menuju wisata Air Terjun Atu Kapur ini menghabiskan waktu sekitar 3 jam 45 menit dengan jarak tempuh 26 kilometer dari Desa Alue Ie Mirah, Kecamatan Indra Makmue, Aceh Timur.
Perjalanan yang sangat menantang.
Untuk mencapai lokasi Air Terjun Atu Kapur ini ada 18 kilometer ruas jalan yang bisa dilalui dengan mengendarai sepeda motor.
Itu pun ruas jalan yang berbatu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/MAULYUNDIRA-HUSMA-Mahasiswi-Pendidikan-Bahasa-Indonesia-Anggota-UKM-Jurnalisti.jpg)