Breaking News:

Gangguan Jiwa

Dinkes Aceh Jaya Catat 378 Warga Aceh Jaya Alami Gangguan Jiwa, Ini Faktor Penyebabnya

Kepala Bidang Pengelola Jiwa dan PTM Dinas Kesehatan Aceh Jaya, Cut Nelly Juwita menjelaskan para ODGJ itu sendiri ada yang sudah mandiri dan juga ada

Penulis: Riski Bintang | Editor: Ansari Hasyim
Dok Prokopim BM
Plt Bupati Bener Meriah, Dailami mengunjungi ODGJ yang sedang mendapatkan perawatan di RSUD Muyang Kute, Senin (12/7/2021). 

Laporan Riski Bintang | Aceh Jaya

SERAMBINEWS.COM, CALANG - Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Jaya hingga saat ini mencatat sebanyak 378 masyarakat di kabupaten tersebut yang berstatus Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Ratusan ODGJ itu sendiri merupakan hasil pendataan hingga Mei 2022 di sembilan kecamatan yang ada di Aceh Jaya.

Kepala Bidang Pengelola Jiwa dan PTM Dinas Kesehatan Aceh Jaya, Cut Nelly Juwita menjelaskan para ODGJ itu sendiri ada yang sudah mandiri dan juga ada yang sedang dalam pemantauan.

"Para OGDJ itu sendiri 378 ada yang sudah mandiri dan juga ada yang masih dalam pantauan," jelas Cut Nelly Juwita.

Juwita menerangkan, jika ODGJ yang masuk kategori mandiri merupakan pasien yang saat ini sudah dapat mengambil obat sendiri baik di Puskesmas ataupun di RSUD.

VIDEO - Dinkes Aceh Utara Klaim Ada 500 Warga yang Masih Alami Gangguan Jiwa

Sedangkan yang pemantauan pasien itu saat ini untuk mengambil obat masih harus dibimbing oleh keluarga dan juga dalam pemantauan keluarga.

Ia menambahkan ODGJ ini sendiri kebanyakan mengalami gangguan jiwa dikarenakan berbagai faktor mulai dari keluarga, frustasi berlebihan, depresi, beratnya beban hidup, faktor penyalahgunaan narkotika maupun karena faktor turunan.

Cut Nelly menyampaikan saat ini upaya yang dilakukan oleh pihak Dinas Kesehatan adalah mencegah agar mereka yang sudah terganggu jiwa tidak bertambah lagi sakitnya dengan memberikan obat dan sosialisasi kepada keluarga.

Alumni Dayah Oemar Diyan Indrapuri Launching Program Peduli Pengidap Gangguan Jiwa

"Karena kalau mereka yang sudah terganggu jiwa sangat tergantung dengan obat, di sini peran keluarga sangat penting memantau agar penyakit mereka tidak kambuh dengan memberikan obat kepada mereka," tuturnya.

Ia juga menyampaikan kalau saat ini di Aceh Jaya tidak ada lagi ODGJ yang dipasung.(*)

Berikut data ODGJ di Aceh Jaya tahun 2022 di setiap Puskesmas:

- Puskesmas Teunom, 43
- Panga, 35
- Krueng sabee 38
- Calang, 28
- Pante Kuyun, 14
- Lhok Kruet 20
- Lageun, 36
- Ligan 6
- Patek 24
- Indra Jaya 17
- Lamno 80
- Pasie Raya 37
Total 378 orang.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved