Breaking News:

Internasional

Warga Kunduz Sedang Laksanakan Shalat Jumat, Tiba-Tiba Bom Meledak

Ledakan bom mengguncang sebuah masjid di Afghanistan utara menewaskan sedikitnya satu jamaah dan melukai tujuh lainnya.

Editor: M Nur Pakar
AFP
Seorang pria terluka yang terluka terkena ledakan bom saat shalat Jumat di Distrik Imam Sahib, utara Kunduz, Afghanistan mendapat perawatan intensif di sebuah rumah sakit di Provinsi Kunduz pada 22 April 2022. 

SERAMBINEWS.COM, KABUL - Ledakan bom mengguncang sebuah masjid di Afghanistan utara menewaskan sedikitnya satu jamaah dan melukai tujuh lainnya.

Ledakan bom terjadi saat warga sedang melaksanakan Shalat Jumat (17/6/2022), kata polisi.

Bom meledak di utara Provinsi Kunduz, di sebuah distrik di mana puluhan jamaah tewas pada April 2022 dalam serangan bom serupa.

Juru bicara polisi Provinsi Lunsuz, Qari Obaidullah Abedi mengatakan satu jamaah tewas dalam ledakan bom di Masjid Alif Birdi di Distrik Imam Shahib.

“Bahan peledak ditempatkan di dalam masjid," jelasnya.

"Ledakan itu terjadi ketika jamaah sedang melaksanakan Shalat Jumat," katanya kepada AFP.

Baca juga: Ledakan Hantam Masjid di Kabul Afghanistan, Bom Diletakkan di Tiga Minibus, 11 Orang Tewas

Seorang petugas medis di rumah sakit provinsi mengkonfirmasi jumlah korban tewas dan terluka.

Sejauh ini belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Pengambilalihan Taliban atas Afghanistan dari pemerintah yang didukung AS tahun lalu telah melihat jumlah pemboman di negara itu turun.

Tetapi kelompok bersenjata Daesh atau ISIS terus menargetkan komunitas minoritas dalam serangan.

Serangkaian pemboman melanda negara itu selama bulan suci Ramadhan, yang berakhir di Afghanistan pada 30 April 2022, beberapa di antaranya diklaim oleh Daesh.

Pada 22 April 2022, ledakan bom di sebuah masjid di distrik Imam Shahib menewaskan sedikitnya 36 jamaah dan melukai puluhan lainnya.

Baca juga: Perpecahan Taliban Semakin Dalam, Wanita Afghanistan Menentang Perintah Burqa

Itu menjadi serangan paling mematikan yang terjadi sejak Taliban kembali berkuasa.

Ledakan itu menargetkan anggota komunitas minoritas Sufi yang sedang shalat Jumat.

Cabang ISIS regional di Afghanistan yang mayoritas Sunni telah berulang kali menyerang Syiah dan minoritas seperti Sufi, yang dikatakan bidat.

Pejabat Taliban bersikeras pasukan telah mengalahkan ISIS.

Tetapi analis mengatakan kelompok militan adalah tantangan keamanan utama bagi penguasa Afghanistan saat ini.(*)

Baca juga: Pengungsi Afghanistan Terjebak di Hotel Turlock, California, Cari Tuan Tanah Tak Ketemu-Ketemu

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved