Berita Pidie
Ratusan Sekolah di Pidie Dijabat Kepsek Baru, Pelantikan Sesuai Keputusan Bupati
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pidie melantik dan merotasi ratusan kepala sekolah (kepsek) TK, SD dan SMP
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Muhammad Nazar I Pidie
SERAMBINEWS.COM, SiGLI - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pidie melantik dan merotasi ratusan kepala sekolah (kepsek) TK, SD dan SMP.
Pelantikan kepsek tersebut dilakukan Sekda Pidie, H Idhami SSos MSi, di Oprom Bupati Pidie, Jumat (17/6/2022).
Nama kepsek dilantik itu sesuai surat keputusan Bupati Pidie Nomor KEP 33 Tahun 2022 tentang penugasan guru sebagai kepala Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Dasar dan Taman Kanak Kanak di lingkungan Disdikbud Pidie.
"Kepsek yang dilantik itu untuk penyegaran dan kebutuhan, agar adanya inovasi serta peningkatan proses belajar mengajar di masing-masing sekolah," kata Sekda Pidie, Idhami, kepada Serambinews.com, Sabtu (18/6/2022).
Baca juga: Jamaah Haji Aceh Kloter Terakhir yang Diberangkatkan ke Madinah Telah Tiba
Kepala Disdikbud Pidie, Yusmadi Kasem SPd MPd, kepada Serambinews.com, Sabtu (18/6/2022) menjelaskan, jumlah kepsek yang dilantik itu mencapai 140 orang. Mulai dari kepsek TK, SD dan SMP.
Menurutnya, kepsek yang dilantik tersebut, Senin (20/6/2022), telah bisa bertugas sesuai dengan SK penugasan yang tertuang dalam Keputusan Bupati Pidie.
"Kepsek yang telah dikukuhkan Pak Sekda itu, biasnya akan kita antar ke tempat tugas baru," ujarnya.
Ia menambahkan, saat ini tidak ada lagi TK, SD dan SMP yang kekosongan kepala sekolah.
Baca juga: Dandim dan Wakil Bupati Hadiri Pelepasan Kafilah MTQ Pidie Jaya
Untuk itu, kepada kepsek yang telah dilantik itu supaya meningkatkan SDM dan harus cepat beradaptasi dengan lingkungan, baik guru, anak didiknya dan warga sekitar.
"Kita memiliki peran strategis dalam memajukan SDM. Sebab, di pundak kepsek harapan anak-anak lebih produktif dan memiliki daya saing.
Hal ini sesuai dengan visi misi Pidie, yang berkomitmen terhadap pembangunan SDM," pungkasnya. (*)
Baca juga: Waspada Bahaya Parfum bagi Kesehatan, Benarkah Ketika Disemprotkan ke Kulit Bisa Sebabkan Kanker?