Breaking News:

Video

VIDEO TKI Asal Pasie Raja Meninggal di Malaysia Tiba di Aceh Selatan, Disambut oleh Bupati Tgk Amran

Jenazah Irfan (29), pemuda yatim piatu yang bekerja sebagai TKI di Malaysia, tiba di rumah duka di Gampong Lhok Sialang Rayeuk, Pasie Raja.

Penulis: Taufik Zass | Editor: Yuhendra Saputra

Laporan: Taufik Zass | Aceh Selatan

SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN - Jenazah Irfan (29), pemuda yatim piatu yang bekerja sebagai Tenaga Kerja Indonesia ( TKI) di Malaysia, tiba di rumah duka di Gampong Lhok Sialang Rayeuk, Kecamatan Pasie Raja, Sabtu (18/6/2022) pagi.

Almarhum Irfan meninggal dunia karena jatuh dari ketinggian 4 meter saat bekerja pada Minggu (12/6/2022) dan diberangkatkan dari Malaysia dengan pesawat udara menuju Bandara Kualanamu Medan pada Jumat (17/06/2022) kemarin, dilanjutkan dengan perjalanan darat menggunakan Ambulance AZAM ke Aceh Selatan, dan tiba di rumah duka pada Sabtu (18/06/2022) pagi sekira pukul 08.30 WIB.

Kepulangan jenazah Irfan ini difasilitasi oleh Bupati Aceh Selatan, Tgk Amran. Bahkan, begitu jenazah tiba di Aceh Selatan, Tgk Amran, bersama Asisten Administrasi Umum Sekdakab, H Halimuddin SH MH, Kalak BPBD, H Zainal SE langsung melayat ke rumah duka.

Selain itu, Bupati Tgk Amran juga turut didampingi Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, beserta Camat dan unsur Muspika Pasie Raja. Pada saat itu, usai dishalatkan, Bupati juga ikut mengantarkan jenazah almarhum Irfan (29) ke pemakaman.

Saat jenazah yatim piatu ini tiba di Gampong asalnya, disambut isak tangis keluarga yang telah menanti sejak subuh. Bupati Tgk Amran, yang didampingi Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Deka Harwinta, SH. M.I.Kom, menyampaikan ucapan duka cita mendalam atas musibah yang menimpa almarhum Irfan dan keluarga.

“Sudah menjadi tanggungjawab kami selaku Pemerintah Daerah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan. Hal ini bukanlah pertama kalinya Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan menfasilitasi kepulangan warga yang meninggal dunia di luar Negeri," ungkap Bupati Tgk Amran.

Saat menerima laporan dari Camat Pasie Raja bersama warga beberapa hari lalu, kata Tgk Amran, dirinya langsung berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk mengupayakan kepulangan almarhum secepatnya, agar dapat dilaksanakan fardhu kifayah oleh pihak keluarga di Aceh Selatan.

Tgk Bustami, yang mewakili pihak keluarga menyampaikan bahwa almarhum Irfan sudah lebih dari 4 tahun bekerja di Malaysia dan selama ini belum pernah pulang. Saat menerima kabar duka, pihak keluarga merasa kebingungan untuk memulangkan almarhum Irfan ke kampung halaman.

“Kami mewakili seluruh keluarga, mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan, sehingga almarhum adik kami Irfan, pagi ini telah berada di tengah-tengah kami, dan dapat kami laksanakan fardhu kifayah," ucap Tgk Bustami.

Pada kesempatan itu, Tgk Bustami juga mengaku bahwa pihaknya tidak menyangka, proses pemulangan jenazah adik mereka akan berjalan lancar dan cepat seperti ini. "Terima kasih atas upaya Bapak Bupati dan seluruh pihak yang telah membantu baik di Malaysia maupun hingga ketibaan di Lhok Sialang,” ucap Tgk Bustami.

Untuk diketahui, almarhum Irfan merupakan warga Lhok Sialang Rayeuk, Kecamatan Pasie Raja, yang bekerja sebagai TKI di Bandar Sungai Buloh, Distrik Petaling, Selangor, Malaysia. Almarhum mengalami musibah jatuh dari ketinggian 4 meter saat bekerja pada Minggu (12/6/2022), dan sempat menjalani perawatan di rumah sakit, namun kemudian meninggal dunia pada Senin keesokan harinya.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved