Breaking News:

Berita Langsa

Dua Tersangka Pembawa Tulang Gajah Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara, Penjual & Pembeli Jadi DPO

Kedua tersangka berperan sebagai pembawa tulang gajah yang sudah mati untuk diserahkan kepada pelaku berinisial AD.

Penulis: Zubir | Editor: Saifullah
Serambi Indonesia
Kasat Reskrim Polres Langsa, Iptu Imam Aziz Rachman, STK didampingi pihak dari BKSDA (kiri), saat memperlihatkan tulang gajah yang disita dari 2 tersangka. 

Laporan Zubir | Langsa

SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Satuan Reserse Kriminal Polres Langsa menangkap dua tersangka berinisial MA (37), alamat sekarang warga PB Seuleumak, Kecamatan Langsa Baro, dan ZU (41), warga Gampong Matang Seulimeng, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa.

Kedua tersangka berperan sebagai pembawa tulang gajah yang sudah mati untuk diserahkan kepada pelaku berinisial AD.

AD sendiri saat ini masih dalam pengejaran aparat dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

"Dalam kasus ini ada 2 orang DPO yaitu AD berperan akan menerima tulang gajah, dan AM yang menyerahkan tukang gajah kepada MA dan ZU," ujar Kapolres Langsa, AKBP Agung Kanigoro Nusantoro, SH, SIK, MH, melalui Kasat Reskrim, Iptu Imam Aziz Rachman, STK, Selasa (21/6/2022).

Iptu Imam Azis mengatakan, kedua tersangka MA dan tersangka ZU dapat disangkakan telah melakukan tindak pidana memperniagakan, menyimpan, memiliki kulit, tubuh atau bagian bagian lain satwa yang dilindungi.

Atau barang-barang yang dibuat dari bagian-bagian tersebut atau mengeluarkanya dari suatu tempat Indonesia ke tempat lain di dalam atau di luar Indonesia.

Baca juga: Mantan Bupati Bener Meriah Ahmadi Kembali Ditangkap, Kali Ini Diduga Terkait Perdagangan Satwa Liar

Sebagaimana dimaksud Pasal 21 ayat (2) huruf “d” Jo Pasal 40 ayat 2 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1990 Tentang Konsevasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. 

"Ancaman hukumannya paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp 100.000.000," jelas Kasat Reskrim. 

Seperti diketahui, Satuan Reserse Kriminal Polres Langsa berhasil mengungkap kasus tindak pidana memperniagakan bagian tubuh satwa dilindungi jenis gajah.

Dalam kasus ini, aparat meringkus dua tersangka MA (37), alamat Alue Tho, Kecamatan Peureulak Timur, Aceh Timur/Lr Utama Gampong PB Seuleumak, Kecamatan Langsa Baro.

Lalu, ZU (41), warga Gampong Matang Seulimeng, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa. Keduanya berperan sebagai pembawa tulang gajah yang sudah mati.

Sedangkan satu tersangka lainnya berinisial AD masih dalam pengejaran dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Langsa.

Baca juga: VIDEO Update PNS Bener Meriah Dibekuk Polisi, Terlibat Perdagangan Satwa Dilindungi

Pengungkapan  kasus satwa dilindungi ini disampaikan Kapolres Langsa, AKBP Agung Kanigoro Nusantoro, SH, SIK, MH, melalui Kasat Reskrim, Iptu Imam Aziz Rachman, STK saat menggelar konferensi pers di halaman Mapolres, Selasa (21/6/2022).

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved