Perampokan Uang Dayah
Dua Pelaku Perampokan Uang Rp 320 Juta Milik Dayah MUDI Terlihat Samar-Samar Melalui CCTV
Dalam rekaman CCTV samar-samar terlihat dua orang mengendarai sepeda motor menggunakan masker memecahkan kaca mobil dan merampok uang tersebut.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Safriadi Syahbuddin
Laporan Yusmandin Idris | Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Pelaku perampokan uang sebesar Rp 320 juta milik Dayah MUDI Samalanga, Kabupaten Bireuen, terekam kamera tersembunyi (CCTV).
Seperti diberitakan, uang operasional milik Dayah MUDI Samalanga yang baru diambil dari BSI Samalanga, dirampok orang dengan memecahkan kaca mobil saat parkir di depan Meunasah Kulah Batee, Bandar Bireuen, Kota Juang, Bireuen, Rabu (22/06/2022).
Diinformasikan, pelaku terlihat samar-sama melalui CCTV Meunasah Kulah Batee.
Baca juga: Rampok Gondol Uang Rp 192 Juta di Abdya, Pelaku Pecahkan Kaca Mobil saat Korban ke Toilet
Tgk Nainunis MA, unsur pimpinan dayah MUDI yang mendampingi Supriadi Sos (korban) kepada Serambinews.com mengatakan, saat mengetahui kaca mobil sudah pecah dan uang Rp 320 juta sudah tidak ada lagi, ia segera menghubungi salah seorang anggota Polsek Samalanga, kemudian diteruskan ke Polsek Kota Juang dan Polres Bireuen.
Selain itu katanya, di meunasah Kulah Batee terdapat CCTV.
Dari rekaman CCTV tersebut sempat diperlihatkan rekaman tersebut, dalam rekaman yang samar-samar terlihat dua orang mengendarai sepeda motor menggunakan masker.
Keduanya berhenti tidak begitu jauh dari mobil dan turun dari sepeda motor dan beraksi memecahkan kaca mobil.
“Wajahnya tidak begitu kelihatan mungkin pelaku sudah menduga ada CCTV sehingga wajahnya tidak mengarah ke CCTV,” ujarnya.
Amatan Serambinews.com, sejumlah anggota Polres Bireuen berada di kawasan tersebut, selain meminta keterangan sejumlah saksi juga memintai keterangan singkat dari Tgk Nainunis untuk penyelidikan lebih lanjut.
Serambinews.com belum memperoleh keterangan resmi dari Satreskrim Polres Bireuen, kendaraan Toyota Kijang Innova warna hitam BL 1258 ZP sudah dibawa ke Polres Bireuen, begitu juga korban bersama TgkNainunis ikut ke Polres Bireuen untuk memberikan keterangan lengkap.
Seperti diberitakan sebelumnya, uang sebesar Rp 320 juta yang merupakan dana operasional Dayah MUDI Samalanga, Bireuen yang baru saja diambil dari BSI Samalanga, Bireuen dirampok di Bireuen sekitar pukul 10.45 WIB, Rabu (22/06/2022).
Perampokan terjadi, setelah pelaku memecahkan kaca mobil Kijang Innova milik Dayah MUDI.
Informasi diperoleh Serambinews.com, uang sebesar Rp 320 juta diambil dari BSI Samalanga, Bireuen oleh Supriadi S Sos selaku bendahara MUDI menggunakan Toyota Kijang warna hitam.
Setelah itu, korban karena buru-buru pergi ke Bireuen hendak ke Grapari tidak sempat singgah lagi ke dayah.
Uang kontan Rp 320 juta diletakkan di bagian alas kaki depan atau samping sopir.
Setiba di Bireuen, korban menghubungi Tgk Nainunis MA, salah seorang unsur pimpinan dayah karena ada hal yang dibicarakan.
Supriadi dengan kendaraan Kijang warna hitam BL 1258 ZP memarkirkan kendaraan di depan Meunasah Kulah Batee, Bandar, Bireuen.
Korban kemudian bertemu Tgk Nainunis yang datang dengan kendaraaan Honda Jazz.
Selanjutnya keduanya minum di salah satu café depan Meunasah Kulah Batee.
Berselang 15 menit kemudian, keduanya ke luar dan terkejut melihat kaca samping sebelah kiri sudah pecah dan uang sudah tidak lagi.
Melihat kondisi demikian, Supriadi maupun Tgk Nainunis nyaris pingsan.
Tgk Nainunis kepada Serambinews.com mengatakan, setelah melihat kaca mobil sudah pecah dan uang operasional dayah tidak ada lagi, ia segera menghubungi salah seorang anggota Intel Polsek Samalanga.
“Kebetulan saya kenal dan akrab dan saya langsung menghubungi seorang anggota Polsek Samalanga, dari Samalanga melaporkan ke Polsek Kota Juang dan ke Polres Bireuen,” ujar Tgk Nainunis.
Supriadi selaku orang yang mengambil uang dan menyimpan uang dalam mobil shock berat.
Ia terlihat sangat gelisah duduk di musala Kulah Batee.
Amatan Serambinews.com, sebagian kaca mobil jatuh ke dalam dan sebagian kaca juga jatuh ke samping.
Sejumlah anggota Polsek Kota Juang, Polres Bireuen berada di lokasi sedang melihat kejadian tersebut, sekaligus memintai keterangan beberapa saksi mata.
Kaur Identifikasi Satreskrim Polres Bireuen, Aipda Asrul Azwan bersama anggotanya terlihat sedang melakukan tugasnya dengan peralatan sidik jari dan lainnya.
Serambinews.com belum memperoleh keterangan dari Kapolres Bireuen, AKBP Mike Hardy Wirapraja SIK MH maupun Kasat Reskrim, AKP Arief Sukmo Wibowo SIK.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kaca-mobil-toyota-innova-yang-dipecahkan-perampok-di-bireuen.jpg)