Breaking News:

Salam

Verifikasi Parlok Itu Tahapan Strategis

Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh, Syamsul Bahri, mengatakan pihaknya terus melakukan berbagai persiapan pelaksanaan Pemilu

Editor: bakri
For Serambinews.com
Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh menggelar rapat forum koordinasi daftar pemilih berkelanjutan (DPB) semester II tahun 2021 di Aula Kantor KIP Aceh, Jumat (7/1/2022). 

Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh, Syamsul Bahri, mengatakan pihaknya terus melakukan berbagai persiapan pelaksanaan Pemilu dan Pilkada serentak tahun 2024.

Tahapan Pemilu dimulai dengan masa pendaftaran dan verifikasi calon peserta Pemilu pada 29 Juli hingga 13 Desember 2022.

“Untuk verifikasi parnas, anggarannya bersumber dari APBN.

Sedangkan anggaran untuk verifikasi parlok, hingga kini belum ada kejelasan.

Padahal, kami sudah mengusulkan anggaran verifikasi ke Pemerintah Aceh sesuai perintah UUPA, namun hingga saat ini belum ada jawaban (dari Pemerintah Aceh)," ujar Syamsul Bahri.

Ia mengaku, dalam dua kali rapat pimpinan nasional (rapimnas) di Bandung dan di Surabaya, juga meminta ke KPU (Komisi Pemilihan Umum) RI, agar anggaran verifikasi parlok dapat ditampung dalam APBN.

Tapi, juga belum ada jawaban.

“Meski demikian, kami tetap optimis bahwa nanti anggaran tersebut akan tetap ada.

” Bukan hanya anggaran verifikasi parlok yang belum ada, menurut Ranisah (Komisioner KIP Aceh), anggaran Pilkada yang diusul ke Pemerintah Aceh sebesar Rp 139 miliar juga belum ada.

Juru Bicara (Jubir) Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, mengatakan, tidak ada istilah parnas dan parlok dalam hal verifikasi calon peserta pemilu yang dilakukan KIP atau KPU.

Baca juga: KIP Aceh Belum Ada Dana untuk Verifikasi Parlok, MTA: Kita Tunggu Penjelasan KPU

Baca juga: Muhammad Nazar Ketua Parlok Satu-satunya yang Hadir di Deklarasi Antikorupsi Pencegahan Korupsi KPK

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved