Breaking News:

Poliandri Berujung Petaka, Wanita yang Berprofesi ASN Tewas Dihabisi Suami Pertama, Pelaku Cemburu

Sebelum terjadi aksi pembunuhan, RS dan korban sempat terlibat cekcok masalah rumah tangga pada Rabu 8 Juni 2022.

Editor: Amirullah
Tribun Lampung
ilustrasi - Seorang wanita bersuami dua yang berprofesi sebagai ASN di Kabupaten Simeulue tewas dibunuh suami pertama. 

SERAMBINEWS.COM - Kasus istri poliandri kembali terjadi di Indonesia.

Kali ini kasus poliandri tersebut melibatkan seorang wanita bernama Aisyah (40) yang berprofesi sebagai ASN di Kabupaten Simeulue, Aceh.

Namun, kasus wanita bersuami dua ini berujung pembunuhan yang dilakukan oleh suami pertaman korban RS (49).

Suami Aisyah emosi dan tidak terima ketika mengetahui Aisyah nikah siri dengan pria lain yang berasal dari Kota Medan.

Padahal Aisyah dan RS masih sah sebagai suami istri.

Mereka juga masih serumah dan tidur seranjang.

Dalam konferensi pers yang digelar di Mapolres Simeulue, Kamis (23/6/2022), terungkap awal mula terjadinya kasus pembunan yang dilakukan suami terhadap istrinya yang sama-sama berstatus ASN di lingkungan Pemkab Simeulue.

Kapolres Simeulue, AKBP Jatmiko mengatakan, sebelum terjadi aksi pembunuhan, RS dan korban sempat terlibat cekcok masalah rumah tangga pada Rabu 8 Juni 2022.

Baca juga: VIDEO Dianggap Mendatangkan Bala, Seorang Wanita di Riau Diusir karena Poliandri

Baca juga: Selain Poliandri, Terkuak Ini Kesalahan Lain NN yang Membuatnya Diusir Warga, Ancam Kirim Santet

"Penyebab pembunuhan dikarenakan tersangka merasa emosi dan marah dengan segala perbuatan dari korban yang telah berselingkuh dan me nikah siri."

"Sehingga membuat RS (tersangka) merasa tidak punya harga diri di hadapan almarhumah," jelasnya, Kamis (23/6/2022).

Lebih lanjut, dari pengakuan tersangka penyebab lain kasus itu terjadi tak hanya karena ada pria idaman lain (PIL), di antaranya soal penjualan harta seperti mobil dan juga mengenai tabungan mereka bersama.

Selain itu juga, oleh korban memaksa tersangka agar menceraikannya.

"Pertama korban dicekik lalu dibanting ke lantai dan dibanting lagi ke sudut lemari."

"Kejadiannya di kamar pelaku dan korban. Terkait barang bukti, ada yang ditanam pelaku sudah ditemukan penyidik," pungkas Kapolres Simeulue.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved