Breaking News:

2022

Merokok dan Budaya tak Baik Jamaah Haji Aceh

SEORANG ulama Nusantara yang sangat produktif menulis kitab, Syaikh Ihsan Dahlan Jampes, pernah menulis sebuah kitab mengenai hukum merokok

Editor: bakri
FOR SERAMBINEWS.COM
MIZAJ ISKANDAR, Kontributor Serambi Indonesia Melaporkan dari Mekkah Al-Mukarramah 

SEORANG ulama Nusantara yang sangat produktif menulis kitab, Syaikh Ihsan Dahlan Jampes, pernah menulis sebuah kitab mengenai hukum merokok yang diberi judul ‘Irsyadul Ikhwan fi Bayani Ahkam Syurbil Qahwati wa Al-Dukhan’ (kitab pembahasan hukum ngopi dan rokok).

Berlatar belakang sebagai perokok, Syaikh Ihsan Danlan Jampes mengurai dengan objektif sisi positif maupun dampak negatif dari rokok.

Singkatnya, rokok punya manfaat dalam kondisi-kondisi tertentu, seperti membuat seorang betah berlama-lama menulis kitab, sebagaimana yang dirasakan sendiri oleh dirinya.

Namun juga memiliki dampak negatif seperti mengangu kesehatan dan orang sekitar.

Terlepas masalah khilafiyah fikih dalam urusan rokok, tidak sedikit dari jamaah haji Aceh yang merokok.

Kebiasaan di kampung halaman yang sepertinya sulit ditinggalkan.

Sebagai negara kerajaan yang konservatif dalam urusan agama, Saudi Arabia sangat ketat dalam urusan rokok.

Saat di Madinah, pihak hotel beberapa kali memperingatkan jamaah haji Aceh yang merokok sembarangan.

Sampai-sampai dua orang petugas dari Kementerian Kesehatan Arab Saudi secara khusus mendatangi jamaah haji Aceh untuk mensosialisasi aturan dan sanksi yang mungkin dikenakan kepada jamaah haji yang melanggar aturan merokok di Saudi Arabia.

Ternyata sosialisasi tersebut tidak bisa menahan hasrat merokok sebagian jamaah.

Baca juga: 282 Ribu Jamaah Haji Sudah Tiba di Madinah, Melalui Jalur Darat dan Udara

Baca juga: Penerbangan Pertama Jamaah Haji dari Dubai Dimulai 30 Juni 2022

Di Mekkah, hobi merokok para jamaah haji sepertinya makin menjadi-jadi.

Manajemen As-Shagreya Tower Hotel, tempat pemondokan jamaah haji Aceh, melarang keras jamaah haji untuk merokok, baik di luar apalagi di dalam hotel.

Tapi tetap saja sirene alarm pemadam asap yang berada di hotel berbunyi hampir satu jam sekali, menandakan adanya kepulan asap, yang besar kemungkinan berasal dari rokok jamaah haji.

Suara sirene tersebut tidak jarang membuat sebagian jamaah jantungan, dikira terjadi gempa atau kebakaran.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved