Breaking News:

DERAP NUSANTARA

Stok Bahan Pokok Jelang Idul Adha Aman

Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan memastikan ketersediaan bahan pokok dan pangan melalui peninjauan langsung ke lapangan.

Editor: IKL
For Serambinews.com
JERRY SAMBUAGA Wakil Menteri Perdagangan 

"Memang ada harga bahan pokok yang masih tinggi seperti cabai, tapi secara umum ketersediaan semua bahan pokok seperti minyak goreng, gula, daging, dan juga cabai itu mencukupi termasuk hingga Idul Adha, Alhamdulillah."

SERAMBINEWS.COM, BUKIT TINGGI - Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag), Jerry Sambuaga, mengatakan, ketersediaan (stok) bahan makanan pokok saat ini hingga Idul Adha 1443 Hijriah dinyatakan aman dan mencukupi meskipun beberapa di antaranya masih dengan harga tinggi.

"Memang ada harga bahan pokok yang masih tinggi seperti cabai, tapi secara umum ketersediaan semua bahan pokok seperti minyak goreng, gula, daging, dan juga cabai itu mencukupi termasuk hingga Idul Adha, Alhamdulillah," kata Jerry Sambuaga kepada wartawan di Bukittinggi, Sumatera Barat, Selasa (28/6/2022).

Baca juga: Pemerintah Pusat diminta bangun sekolah kedinasan di Kalteng

Menurutnya, Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan memastikan ketersediaan bahan pokok dan pangan melalui peninjauan langsung ke lapangan. "Setiap hari kami terjun langsung ke pasar-pasar, yang sangat penting saat ini adalah ketersediaan barang dan nantinya harga bisa disesuaikan," kata Wamendag.

Jerry mengungkapkan, aspek ketersediaan barang saat ini sudah lebih baik dari sebelumnya, karena tidak ada lagi warga yang mengantri untuk mendapatkan bahan pokok. Ia meminta seluruh lapisan pemerintah dari daerah juga ikut mengawal harga dan ketersediaan barang khususnya cabai yang saat ini memiliki harga jual tinggi.

"Untuk harga cabai memang mahal, itu tidak saja di Sumbar (Sumatera Barat) tapi seluruh daerah, memang tidak murah tapi mari sama kita kawal agar nantinya dalam waktu dekat harganya bisa kembali terjangkau," ajaknya.

Baca juga: Idul Adha 2022 Hampir Tiba, Berapa Hari yang Disunnahkan Berpuasa? Simak Penjelasan UAS Berikut

Wamendag menambahkan, monitoring atau langkah pengawasan langsung ke pasar dapat memetakan keadaan sebenarnya dari harga dan barang. "Dengan mendatangi langsung, kami bisa berinteraksi langsung dengan pedagang dan pembeli, dari pedagang juga diketahui berapa harga yang mereka dapat dari distributor," ucap Jerry.

Koordinasi dari pembeli ke pedagang, dan pedagang ke distributor, menurut Jerry, perlu diketahui secara baik untuk memastikan kondisi pasar secara pasti. Wamendag turut menyikapi revitalisasi pasar di beberapa daerah di Sumbar diantaranya Lima Puluh Kota, Agam dan Bukittinggi. "Semua kita follow up, jika sesuai dengan mekanisme berlaku semua permintaan itu akan diwujudkan sesuai jadwalnya," pungkasnya.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved