Info Kesehatan

Aceh Masuk 10 Besar Secara Nasional

Prevalensi gagal ginjal meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk usia lanjut dan kejadian penyakit diabetes melitus serta hipertensi

Editor: IKL
For Serambinews.com

SERAMBINEWS.COM - Penyakit ginjal kronis (PGK) merupakan masalah kesehatan masyarakat global dengan prevalens dan insidens gagal ginjal yang meningkat, prognosis yang buruk dan biaya yang tinggi. Gagal ginjal ditandai dengan penurunan progresif fungsi ginjal dalam beberapa bulan atau tahun.

Prevalensi gagal ginjal meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk usia lanjut dan kejadian penyakit diabetes melitus serta hipertensi. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Aceh, Dokter Iman Murahman mengatakan, Provinsi Aceh menjadi salah satu daerah di Indonesia yang mencatatkan kasus gagal ginjal tertinggi. “Secara nasional kita masuk 10 besar,” ujarnya.

Ia mengatakan, jumlah penderita gagal ginjal kronik di Aceh naik setiap tahunnya. Kenaikan paling pesat terjadi dari tahun 2020 hingga Mei 2022. “Tahun 2020 terdapat 2.465 kasus dan mengalami kenaikan hingga 4.203 kasus di tahun 2021. Sementara di tahun 2022 hingga bulan Mei saja, angka gagal ginjal di Aceh sudah mencapai 3.412 kasus,” ungkapnya.

“Tahun 2021, lima besar kabupaten/kota dengan jumlah kasus gagal ginjal terbanyak berasal dari Aceh Utara (582), Aceh Tamiang (462), Banda Aceh (352), Bener Meriah (330), dan Aceh Timur (319),” tambah dokter Iman lagi.

Dokter Iman menambahkan, seseorang yang mengidap gagal ginjal biasanya didahului oleh penyakit penyerta seperti diabetes melitus (DM) atau hipertensi yang tidak terkontrol. “Gagal ginjal ini bukan hanya langsung dari kerusakan ginjal saja, tetapi pengaruh dari organ lain, terutama dari jantung,” tuturnya.

Selain itu, tingginya kasus gagal ginjal juga disumbangkan oleh penderita diabetes melitus yang banyak terjadi di masyarakat Aceh. Dokter Iman mengatakan bahwa kedua penyakit ini seperti lingkaran yang memiliki hubungan satu sama lain dan akan terus menerus terjadi di masyarakat.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved