Kamis, 4 Juni 2026

Cuaca Ekstrem

China Kembali Dilanda Topan Perdana Tahun Ini, Longsor dan Banjir Parah Ancam Sejumlah Provinsi

Curah hujan yang tinggi dan risiko bencana mengancam sejumlah provinsi termasuk Guangdong, daerah terpadat di negara itu...

Tayang:
Editor: Eddy Fitriadi

SERAMBINEWS.COM - China kembali dilanda topan untuk pertama kalinya dalam tahun ini, Sabtu (2/7/2022).

Curah hujan yang tinggi dan risiko bencana mengancam sejumlah provinsi termasuk Guangdong, daerah terpadat di negara itu.

Adalah Topan Chaba, bergerak cepat ke barat laut dengan kecepatan 15 km per jam hingga 20 km per jam setelah pusat badai itu mendarat di kota Maoming, Guangdong, Sabtu sore. 

Pusat Meteorologi Nasional China menyebut, Chaba yang memiliki intensitas sedang diperkirakan akan kehilangan kekuatannya seiring waktu.

Gao Shuanzhu, Kepala Pusat Meteorologi Nasional China menyebut, badai ini kemungkinan akan membawa hujan yang sangat lebat dan dapat memecahkan rekor curah hujan kumulatif.

"Uap air monsun yang melimpah akan menyebabkan hujan lebat dan curah hujan kumulatif besar yang bersifat ekstrem," kata Gao seperti dikutip Reuters. Dia memperkirakan curah hujan kumulatif hingga 600 mm di beberapa daerah.

Wilayah yang menghadapi risiko parah adalah bagian barat Guangdong, tempat topan China biasanya berlama-lama, bagian timur wilayah otonomi Guangxi dan provinsi pulau Hainan, dengan badai hujan yang menyebabkan tanah longsor, genangan air perkotaan, dan banjir.

Hainan meningkatkan tanggap daruratnya ke level II, tertinggi kedua, pada hari Sabtu. Status ini menangguhkan layanan kereta api di seluruh pulau dan membatalkan lebih dari 400 penerbangan ke dan dari kota Haikou dan Sanya.

Di Makau, satu orang terluka karena angin dan hujan saat mendekati Chaba. Di perairan lepas Hong Kong yang berjarak 270 km timur laut Maoming, lebih dari dua lusin awak di sebuah kapal rekayasa dengan 30 orang di dalamnya hilang setelah patah menjadi dua di perairan saat Chaba melewatinya.

Dalam beberapa pekan terakhir, curah hujan bersejarah dan banjir di China selatan telah menghancurkan properti, melumpuhkan lalu lintas, dan mengganggu kehidupan sehari-hari jutaan orang di salah satu wilayah terpadat dan ekonomi penting di negara itu.

Cuaca ekstrem termasuk banjir besar yang luar biasa diperkirakan akan berlanjut di China hingga Agustus. Pusat Meteorologi memperkirakan kondisi akan terjadi sepekan.(*)

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul "China Dilanda Topan Pertama Tahun Ini"

Sumber: Kontan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved