Internasional
Bandara Internasional King Khalid Sudah Dilengkapi Pusat Kendali Udara Canggih
Kerajaan Arab Saudi meresmikan pusat kendali operasi bandara canggih di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, Arab Saudi, Senin (4/7/2022).
SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Kerajaan Arab Saudi meresmikan pusat kendali operasi bandara canggih di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, Arab Saudi, Senin (4/7/2022).
Diharapkan akan meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan dalam operasi, serta meningkatkan pengalaman penumpang pesawat.
Pusat kendali menjadi hub utama di bandara, di mana mitra internal dan eksternal bekerjasama untuk mengelola operasional bandara.
Pusat kendali ini memungkinkan pihak-pihak membuat keputusan berdasarkan informasi waktu nyata.
Termasuk menetapkan sistem, sehingga memungkinkan fokus bersama oleh semua pemangku kepentingan bandara pada ketepatan waktu, kualitas proses, dan peningkatan layanan bandara.
Upacara peresmian dihadiri oleh Abdulaziz Al-Duailej, Presiden Otoritas Umum Penerbangan Sipil Arab Saudi.
Baca juga: Petugas Bandara Arab Saudi Apresiasi Para Jamaah Haji Indonesia: Mereka Baik, Tertib dan Sopan
Ghazi bin Abdul Rahim Al-Rawi, ketua dewan direksi Bandara Riyadh dan Mohammed bin Abdullah Al Maghlouth, CEO Perusahaan Bandara Riyadh.
Mengomentari peluncuran pusat kendali tersebut, Al-Maghlouth mengatakan senang meresmikan Pusat Kontrol Operasi di KKIA.
Sehingga, katanya, akan memungkinkan Perusahaan Bandara Riyadh untuk sepenuhnya mengontrol semua operasi di berbagai fasilitasnya.
Bahkan, akan memungkinkan tindakan proaktif berbasis data, yang berkontribusi pada proses perencanaan yang lebih baik.
Pusat kendali akan mengelola hampir 700 penerbangan setiap hari termasuk pesawat penumpang dan barang.
Hal itu untuk meningkatkan tingkat layanan yang diberikan kepada lebih dari 30 juta penumpang setiap tahun.
Baca juga: Usulan Aceh Jadi Satu-satunya Embarkasi Haji Asal Indonesia, Ini Kata Kadishub Terkait Bandara SIM
Juga akan membantu berbagi informasi secara langsung dan pengambilan keputusan yang lebih efektif untuk meningkatkan aliran pergerakan operasional.
Pusat kendali ini mencakup lebih dari 25 badan operasional, keamanan dan layanan dan berisi sistem operasional terbaru.
Tetapi, terkait dengan pengelolaan sumber daya, pemantauan operasional, dan indikator kinerja untuk pengelolaan bandara sepanjang waktu.
Pada April 2022, Al-Duailej meluncurkan platform digital canggih OFOQ sebagai bagian dari upaya transformasi digital Perusahaan Bandara Riyadh.
Hal itu muncul sebagai bagian dari tujuan Kerajaan yang lebih luas untuk menjadi pemimpin global dalam ekonomi digital.
OFOQ bertindak sebagai database pusat dan alat manajemen untuk semua proses operasional di KKIA.
Baca juga: Jamaah Haji Pertama Maroko Tiba di Bandara King Abdulaziz Jeddah, Disambut Konjen Maroko
Dengan memberikan wawasan tentang prosedur operasional dari satu platform, OFOQ memungkinkan tindakan pengambilan keputusan yang proaktif dan berbasis data.
Dimana, akan membantu meningkatkan proses perencanaan, meminimalkan gangguan, dan meningkatkan pengalaman penumpang pesawat.
Fitur sistem manajemen sumber daya memungkinkan tim untuk secara otomatis mengontrol dan menjadwalkan prosedur bandara.
Seperti parkir pesawat, membuka dan menutup konter check-in serta gerbang boarding penumpang, dan mengelola konveyor bagasi.
Platform OFOQ juga dilengkapi Sistem Tampilan Informasi Penerbangan yang menyediakan data terkait penerbangan yang akurat dan efisien dalam lingkungan waktu nyata.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Bandara-Internasional-King-Khalid-Riyadh-Arab-Saudi.jpg)