Breaking News:

Internasional

Masyarakat Kanker Arab Saudi Luncurkan Inisiatif Hayat, Bantu Pasien Kanker Bertahan Hidup

Saudi Cancer Society atau masyarakat kanker Arab Saudi telah meluncurkan inisiatif Hayat.

Editor: M Nur Pakar
Supplied
Masyarakat Kanker Arab Saudi membantu para pasien kanker bertahan hidup. 

SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Saudi Cancer Society atau masyarakat kanker Arab Saudi telah meluncurkan inisiatif Hayat.

Saudi Press Agency (SPA), Senin (4/7/2022) melaporkan Hayat memberikan sesi dukungan psikologis dan program rekreasi kepada Pasien Kanker yang berjuang bertahan hidup dan kesehatan mental.

Menurut asosiasi, inisiatif Hayat didasarkan pada nilai-nilai dasar, seperti mengurangi efek kanker pada pasien, keluarga mereka, dan masyarakat.

Dimana, akan menyediakan layanan yang memungkinkan pasien kanker untuk menyelesaikan perjalanan pengobatan mereka.

Layanan sosial lainnya yang disediakan oleh asosiasi termasuk transportasi, perumahan, bantuan keuangan, dan dukungan psikologis.

Anggota komunitas juga dapat mendukung pasien kanker dengan menyumbang ke salah satu inisiatif di toko online asosiasi.

Baca juga: Yayasan Kanker Raja Hussein Jordania Dapat Suntikan Dana dari Arab Saudi, Bantu Pasien Kanker Suriah

Sebelumnya, Badan Bantuan Kemanusiaan Raja Salman (KSRelief) menandatangani perjanjian dengan Yayasan Kanker Raja Hussein.

Khusus untuk merawat pengungsi Suriah yang didiagnosis menderita kanker di jordania, dengan nilai total $1,33 juta.

Asisten Pengawas Umum KSrelief untuk Operasi dan Program Ahmed bin Ali Al-Beez dan Direktur KHCF Nisreen Qatamesh menandatangani perjanjian di markas besar Kedubes Arab Saudi di Amman.

Kemitraan strategis terkemuka antara KSrelief dan KHCF dimulai pada 2018.

Sehingga, dapat memainkan peran penting dalam menyelamatkan nyawa pasien kanker.

Di mana dukungan yang diberikan berkontribusi untuk merawat beberapa pengungsi Suriah dan Yaman.

Baca juga: Oligarki Rusia Tuduh Vladimir Putin Diserang Penyakit Kanker Darah

Kesepakatan tersebut merupakan bagian dari upaya KSrelief untuk menangani peningkatan jumlah pengungsi Suriah yang didiagnosis menderita kanker.

Di seluruh dunia, KSrelief telah mengimplementasikan 2.011 proyek senilai hampir $6 miliar di 84 negara, bekerja sama dengan 175 mitra lokal, regional, dan internasional sejak Mei 2015.

Menurut laporan KSrelief baru-baru ini, negara dan wilayah yang paling diuntungkan dari berbagai proyek pusat adalah Yaman ($4 miliar), Palestina ($369 juta), Suriah ($327 juta) dan Somalia ($216 juta).(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved