Internasional
Kota Diriyah Simpan Sejarah 600 Tahun Sebagai Tempat Peristirahatan Jamaah Haji Sebelum ke Mekkah
Kota Diriyah telah menjadi titik perhentian utama bagi karavan jamaah haji dalam perjalanan melakukan haji selama hampir 600 tahun.
SERAMBINEWS.COM, JEDDAH - Kota Diriyah telah menjadi titik perhentian utama bagi karavan jamaah haji dalam perjalanan melakukan haji selama hampir 600 tahun.
Kota bersejarah, yang terletak di pinggiran Riyadh, didirikan untuk melayani kelompok jamaah haji yang melewati wilayah Al-Yamamah, Najd di Arab Saudi modern.
Tetapi, di medan yang secara tradisional menghadirkan banyak bahaya dan tantangan.
Posisi strategis Diriyah menjadikannya sebagai tempat peristirahatan terpenting bagi jamaah yang menuju Mekkah dalam ibadah haji tahunan di masa lalu, seperti dilansir Arab News, Rabu (6/7/2022).
Wadi Hanifah memberikan kesempatan untuk menimbun makanan dan air untuk perjalanan di sepanjang rute bersejarah seperti jalan raya Qiddiya, Jalan Tujuh Belokan, dan jalur Al-Nasrah.
Baca juga: Mendagri Arab Saudi Tinjau Kesiapan Pasukan Keamanan Haji, Memastikan Keselamatan Jamaah Haji
Di bawah pemerintahan Manea Al-Muraydi, Diriyah menjadi salah satu negara bagian terbesar di Jazirah Arab.
Di tahun-tahun berikutnya, putranya Abdulaziz memperluas dengan menambahkan distrik baru dalam upaya meningkatkan pendapatan keuangan.
Dia juga memainkan peran utama dalam mengamankan lebih banyak rute haji dan menawarkan layanan berkualitas tinggi kepada jamaah selama musim haji.
Imam Saud bin Abdulaziz bin Mohammed, pemimpin ketiga negara bagian itu, menjadi Penjaga pertama dari Dua Masjid Suci.
Wilayah kekuasaannya juga meliputi pantai Teluk Arab dan Laut Merah.
Sehingga, membuat pergerakan aman bagi jamaah hajji yang bepergian di sepanjang rute yang berbeda.
Baca juga: Pasukan Jaga Tempat Suci, 288 Calon Haji Palsu Ditangkap, 99.792 Penduduk Dilarang Masuk Mekkah
Kepemimpinan Arab Saudi modern terus bekerja untuk meningkatkan layanan haji dan aksesibilitas bagi jamaah yang melakukan perjalanan melalui negara itu.
Saat ini, Kerajaan menampung jutaan jamaah dan pengunjung setiap tahun.
Kota bersejarah Diriyah, terletak di pinggiran Riyadh, Arab Saudi.(*)