Berita Banda Aceh
60 UMKM di Banda Aceh dan Aceh Besar Ramaikan Pasar Tani Digelar Distanbun Aceh, Harga Lebih Murah
Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan atau Kadistanbun Aceh, Ir Cut Huzaimah MP, mengatakan pasar tani mereka gelar untuk memfasilitasi antara UMKM de
Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Mursal Ismail
Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan atau Kadistanbun Aceh, Ir Cut Huzaimah MP, mengatakan pasar tani mereka gelar untuk memfasilitasi antara UMKM dengan konsumen.
Laporan Asnawi | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sebanyak 60 UMKM dari Kabupaten Aceh Besar dan Banda Aceh, ramaikan pasar tani.
Pasar tani ini diselenggarakan Dinas Pertanian dan Perkebunan atau Distanbun Aceh di Banda Aceh, Kamis (7/7/2022).
Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan atau Kadistanbun Aceh, Ir Cut Huzaimah MP, mengatakan pasar tani mereka gelar untuk memfasilitasi antara UMKM dengan konsumen.
Dengan demikian tidak ada lagi perantara dalam transaksi jual beli, sehingga harga lebih murah Rp 2 ribu hingga Rp 5 ribu dibandingkan di pasaran dan swalayan.
"Hari ini paling laris terjual cabai merah, harganya Rp 95 ribu per kilogram," kata Cut Huzaimah didampingi Kepala Bidang (Kabid) Holtikultura, Ir Chairil Anwar MP.
Baca juga: Distanbun Aceh Kembali Galakkan Pasar Tani
Chairil Anwar menyebutkan dalam pasar tani itu, ada 60 UMKM yang menjual sayur mayur, buah, tanaman hijau, makanan olahan pertanian, perikanan, dan makanan olahan kehutanan.
Chairil Anwar mengaatakan pasar tani ini adalah agenda dua mingguan, namun sempat berhenti saat pandemi Covid-19.
Kemudian muncul kembali pada even HUT PKK Aceh dan saat menghadapi Idul Adha 1443v Hijriah ini.
"Ke depannya akan menjadi even tetap dua mingguan atau bulanan," kata Chairil Anwar.
Chairil Anwar mengharapkan dengan adanya pasar tani ini bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM. (*)
Baca juga: VIDEO - Pasar Tani Distanbun Aceh, Diserbu Pembeli
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pasar-tani-7-juli-2022.jpg)