Breaking News:

Berita Aceh Tamiang

KTNA Tamiang Kembangkan Bawang Merah Organik di Rooftop

Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Aceh Tamiang memanfaatkan rooftop atau lantai atas kantornya untuk mengembangkan budidaya bawang merah organik

Editor: bakri
Serambi Indonesia
Ketua KTNA Aceh Tamiang, D Yogi S menyiram tanaman bawang merah yang mereka kembangkan di lantai tiga ruko kantor tersebut, Rabu (6/7/2022). 

KUALASIMPANG - Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Aceh Tamiang memanfaatkan rooftop atau lantai atas kantornya untuk mengembangkan budidaya bawang merah organik.

Budidaya tanaman di lantai beton ini tergolong baru di Aceh Tamiang dan diharapkan mampu menjadi contoh masyarakat untuk menambah pendapatan ekonomi.

Ketua KTNA Aceh Tamiang, D Yogi S mengatakan, uji coba budidaya tanaman organik di rooftop sudah mulai dilakukan sejak Februari 2022 lalu.

Ada empat jenis tanaman yang diuji ketika itu, bawang merah, cabai merah, mentimun dan terung.

“Yang paling berhasil bawang merah, makanya kami putuskan untuk fokus mengembangkan bawang merah,” kata Yogi kepada Serambi, Rabu (6/7/2022).

Begitupun Yogi menilai mentimun dan terung tetap berhasil dan tetap layak dikembangkan di halaman beton.

“Yang gagal cabai merah, itu pun karena salah perkiraan cuaca saja,” ungkapnya.

Budidaya tanaman ini dipusatkan KTNA di lantai tiga kantor mereka yang terletak di Jalan Ir H Juanda, Karangbaru, Aceh Tamiang.

Lahan beton 16x4 meter saat ini telah terisi penuh bibit bawang merah yang berjumlah 1.400 batang.

Baca juga: Harga Cabai Merah di Pidie Tembus Rp 110.000 Per Kg, Harga Bawang Merah Juga Melonjak

Baca juga: Harga Cabai Rp 100 Ribu dan Bawang Merah Rp 70 Ribu Sekilo, Pedagang dan Warga Mengeluh

Umur tanaman ini rata-rata baru sepekan dan diprediksi bisa dipanen tiga bulan ke depan.

Yogi yang didampingi sejumlah pengurus KTNA Aceh Tamiang mengungkapkan, pola tanaman ini menggunakan metode organik.

Dia memastikan bawang yang ditanam menggunakan polibag tidak memakai pupuk kimia.

“Semua serba organik, tujuannya ya supaya hasilnya lebih sehat,” kata Yogi.

Yogi menekankan KTNA berkewajiban memberikan edukasi kepada masyarakat di sektor pertanian.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved