Breaking News:

Video

VIDEO KTNA Aceh Tamiang Kembangkan Bawang Merah Organik di Rooftop

Selama ini sosialisasi yang dilakukan KTNA terkait pertanian selalu dimentahkan oleh keluh kesah masyarakat tentang ketiadaan lahan.

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Yuhendra Saputra

Laporan: Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Aceh Tamiang memanfaatkan rooftop atau lantai atas kantornya untuk mengembangkan budidaya bawang merah organik.

Budidaya tanaman di lantai beton ini tergolong baru di Aceh Tamiang.

Ketua KTNA Aceh Tamiang, D Yogi S, Rabu (06/07/2022) mengatakan uji coba budidaya tanaman organik di rooftop sudah mulai dilakukan Februari 2022.

Ada empat jenis tanaman yang diuji ketika itu; bawang merah, cabai merah, mentimun dan terung.

Budidaya tanaman ini dipusatkan KTNA di lantai tiga kantor mereka yang terletak di Jalan Ir H Juanda, Karangbaru, Aceh Tamiang.

Lahan beton 16x4 meter saat ini telah terisi penuh bibit bawang merah yang berjumlah 1.400 batang.

Umur tanaman ini rata-rata baru sepekan dan diprediksi bisa dipanen pada tiga bulan ke depan.

Yogi yang didampingi sejumlah pengurus KTNA Aceh Tamiang mengungkapkan pola tanaman ini menggunakan metode organik.

Dia memastikan bawang yang ditanam menggunakan polibag tidak memakai pupuk kimia.

Yogi menekankan KTNA berkewajiban memberikan edukasi kepada masyarakat di sektor pertanian.

Budidaya pengembangan bawang merah organik di lantai ruko ini disebutnya sebagai edukasi untuk dicontoh masyarakat.

Selama ini sosialisasi yang dilakukan KTNA terkait pertanian selalu dimentahkan oleh keluh kesah masyarakat tentang ketiadaan lahan.

Ke depan, KTNA berharap masyarakat bisa memanfaatkan halaman rumah untuk bercocok tanam sehingga arahan Bupati Aceh Tamiang, Mursil tentang apotek hidup bisa terwujud.

Dan yang terpenting kata Yogi, pendapatan ekonomi masyarakat bisa bertambah.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved