Internasional

KSrelief Arab Saudi Bantu Perawatan Kesehatan Pengungsi Suriah di Lebanon

Badan Bantuan Kemanusiaan Raja Salman (KSRelief) dari Arab Saudi memberi bantuan perawatan kesehatan pengungsi Suriah di Lebanon.

Editor: M Nur Pakar
KSRelief
Zahia Abdel Haq, seorang pengungsi Suriah berusia 67 tahun berkonsultasi di Arsal Health Center di Provinsi Bekaa, Lebanon. 

SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Badan Bantuan Kemanusiaan Raja Salman (KSRelief) dari Arab Saudi memberi bantuan perawatan kesehatan pengungsi Suriah di Lebanon.

Bantuan disalurkan ke Badan Pusat Kesehatan Arsal di Provinsi Bekaa Lebanon.

Dimana, layanan perawatan kesehatan juga diberikan kepada komunitas tuan rumah.

Baru-baru ini memberikan bantuan yang sangat dibutuhkan bagi seorang pengungsi perempuan dari Suriah.

“Zahia, seorang pengungsi Suriah yang menderita masalah kesehatan serius akibat migrasi paksa, mencari tempat yang aman untuk mencari bantuan untuk pulih dari penyakitnya,” cuit KSrelief. “Zahia Abdel Haq.

Dia mengatakan seorang pengungsi Suriah berusia 67 tahun, terpaksa pindah dari satu kota ke kota lain untuk bertahan hidup, sampai dia tiba di kota Arsal di Lebanon.

Baca juga: KSRelief Arab Saudi Bantu Air Bersih dan Perbaiki Sanitasi di Yaman

Karena kebutuhannya untuk terus bergerak, dia mengalami nyeri sendi yang parah, dan kesulitan berjalan.

“Setelah tinggal di Arsal selama beberapa waktu, Zahia diberitahu oleh salah satu tetangganya, ada pusat kesehatan di kota itu," ujarnya.

"Dia memutuskan untuk segera pergi ke pusat untuk mencari bantuan," katanya.

“Sesampai di sana, Zahia bertemu dengan Dr. Khaled Al-Hujairi, yang melakukan beberapa tes.

Dokter menemukan dia menderita kerusakan tulang rawan lutut dan sindrom terowongan karpal.

Dr. Al-Hujairi meresepkan rencana perawatan untuk Zahia.

Baca juga: Pengungsi Wanita Suriah di Lebanon Alami Masalah Melahirkan, Jumlah Bayi Meninggal Meningkat Drastis

Setelah beberapa sesi di pusat kesehatan, dia mulai merasa jauh lebih baik, tambah KSrelief.

Staf di pusat kesehatan memberi wanita itu instruksi lebih lanjut untuk membantu pemulihannya dan menyarankannya untuk kembali untuk pemeriksaan mingguan.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved