Jumat, 15 Mei 2026

Internasional

Jamaah Haji Melontar Jumrah Dengan Aman dan Lancar, Berakhir 11 Juli 2022

Sebagian jamaah haji sudah selesai melontar jumrah dari hari pertama sampai terakhir, Senin (11/7/2022).

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
@Huda Bashatah
Seorang jamaah haji melontar jumrah dengan tenang di dalam kompleks Jamarat di Mina, Mekkah, Arab Saudi, Senin (11/7/2022). 

SERAMBINEWS.COM, MINA- Sebagian jamaah haji sudah selesai melontar jumrah dari hari pertama sampai terakhir, Senin (11/7/2022).

Jamaah haji 2022 melontar jumrah untuk hari kedua di kompleks Jamarat besar di Mina pada Minggu (10/7/2022).

Mereka masing-masing melemparkan 21 kerikil ke tiga pilar yang melambangkan setan.

Beberapa jalur disediakan di lima tingkat kompleks untuk memastikan arus jamaah haji yang stabil, setelah menyelesaikan ibadah.

Mereka menghabiskan waktu dalam doa dan permohonan di tenda mereka.

Sebagian besar dari mereka meninggalkan Mina setelah menyelesaikan sisa ritual pada Senin (11/7/2022).

Baca juga: Jamaah Haji Mulai Melontar Jumrah di Mina, Petugas Keamanan Kelompokkan Saat di Jembatan Jamarat

Kompleks Jamarat lima tingkat telah dirancang untuk memastikan sejumlah besar jamaahhaji dapat menyelesaikan ritual secepat dan semudah mungkin.

Mereka hanya diperbolehkan melewatinya dalam satu arah untuk mencegah kemacetan dan keterlambatan.

Setelah persiapan menyeluruh, semua pengaturan untuk memastikan kompleks itu dapat menampung lebih dari 300.000 jamaah haji per jam.

Sekitar 226 kendaraan listrik ramah lingkungan disediakan di Jembatan Jamarat untuk mengangkut dan melayani mereka.

“Semuanya mudah, dari mengatur kerumunan untuk lontar jumrah di Jamarat, hingga tawaf,” kata Nussaiba, seorang jamaah haji Palestina.

Operasi haji di tempat-tempat suci diawasi oleh Pangeran Khaled Al-Faisal, Gubernur Mekkah dan Menteri Dalam Negeri Pangeran Abdulaziz bin Saud bin Naif.

Baca juga: Mendagri Arab Saudi Beri Selamat ke Petugas Keamanan, Berhasil Jaga Keselamatan Jamaah Haji 2022

Sejumlah lembaga, termasuk otoritas keamanan dan petugas kesehatan, telah terlibat dalam menyediakan semua layanan yang mungkin dibutuhkan para jamaah haji.

Kementerian Kesehatan mengatakan tidak ada wabah penyakit selama haji.

Kementerian Haji dan Umrah telah menerapkan program asuransi kesehatan yang komprehensif untuk jemaah haji asing sebagai bagian dari program Visi 2030 Kerajaan.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved