Internasional
Perdana Menteri India Resmikan Patung Singa Ganas di Gedung Parlemen Baru
Perdana Menteri India Narendra Modi, Senin (11/7/2022) meluncurkan cetakan perunggu singa sebagai lambang nasional India di atas gedung parlemen baru.
SERAMBINEWS.COM, NEW DELHI - Perdana Menteri India Narendra Modi, Senin (11/7/2022) meluncurkan cetakan perunggu singa sebagai lambang nasional India di atas gedung parlemen baru.
Patung singa setinggi 6,5m itu menunjukkan empat singa Asia yang dipasang saling membelakangi pada piringan bundar.
Namun patung baru singa, yang diadaptasi dari patung India kuno yang berasal dari tahun 250 SM, telah membuat banyak orang terkejut, seperti dilansir AP.
Para kritikus mengatakan singa-singa itu telah dirombak dan tampilan baru ganas menyimpang dari penggambaran aslinya.
Seorang pejabat senior pemerintah mengatakan pemasangan lambang nasional India diadaptasi dari Ibukota Singa Ashoka.
Sebuah patung yang berada di atas salah satu dari beberapa pilar yang didirikan oleh Kaisar Ashoka selama pemerintahannya pada 250 SM merupakan tonggak penting dalam dekolonisasi ibukota.
Baca juga: Pemilik Restoran Muslim Ditangkap Polisi India karena Membungkus Daging di Koran, Ini Sebabnya
Tetapi banyak pengguna media sosial menunjukkan, sikap singa baru berbeda secara signifikan dari penggambaran aslinya.
Dimana baik hati dan agung, tetapi sekarang menggeram keras.
Gedung parlemen baru yang masih dalam pembangunan.
Bagian dari rencana pemerintah senilai 200 miliar rupee atau $ 2,7 miliar untuk memodernisasi gedung pemerintah kolonial lama di New Delhi.
Partai-partai oposisi telah mengkritik pemerintah atas biaya proyek dan estetikanya.
Baca juga: Dukung Penghina Nabi Muhammad, Kepala Penjahit Dipenggal di India, Dua Pelaku Ditangkap
Sitaram Yechury, seorang pemimpin oposisi Partai Komunis India (Marxis),mengatakan keterlibatan Modi dalam pembukaan lambang nasional melanggar konstitusi.
Karena menurunkan pemisahan kekuasaan antara eksekutif, yang diwakili oleh Modi, dan legislatif, yang dilambangkan oleh gedung parlemen.
Yechury juga mengkritik perdana menteri karena melakukan puja, upacara keagamaan Hindu di acara tersebut.
Partai oposisi juga mengatakan mereka tidak diundang ke acara pembukaan.
Gedung parlemen yang baru diharapkan akan selesai pada Agustus 2022 pada saat perayaan 75 tahun kemerdekaan negara itu.
Tetapi para pejabat mengatakan bangunan itu akan selesai pada Oktober 2022.(*)
Baca juga: Perdana Menteri India Tiba Abu Dhabi, Lakukan Kunjungan Singkat Usai Hadiri KTT G7
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Patung-Singa-di-Gedung-Parlemen-Baru-India.jpg)