Rabu, 15 April 2026

Internasional

Menteri Luar Negeri AS Tuduh Kremlin Paksa 1,6 Juta Warga Ukraina Pindah ke Rusia

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken meminta Kremlin menghentikan deportasi paksa warga Ukraina yang dikendalikan oleh Rusia.

Editor: M Nur Pakar
AFP
Menteri Luar Negeri AS Anthony Blinken 

SERAMBINEWS.COM, WASHINGTON - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken meminta Kremlin menghentikan deportasi paksa warga Ukraina yang dikendalikan oleh Rusia.

Blinken mengatakan sekitar 900.000 hingga 1,6 juta warga Ukraina telah diinterogasi, ditahan dan dideportasi secara paksa ke Rusia.

"Tindakan Moskow tampaknya telah direncanakan," kata Blinken, seperti dilansir AP, Kamis (14/7/2022).

"Ada perbandingan sejarah langsung dengan operasi penyaringan Rusia di Chechnya dan daerah lain," kata Blinken.

"Operasi penyaringan Rusia telah memisahkan keluarga," katanya.

Baca juga: Militer Inggris Sebut Pasukan Rusia Mulai Kelelahan, Terus Bertempur Sejak Awal Invasi ke Ukraina

"Bahkan, menyita paspor Ukraina dan mengeluarkan paspor Rusia dalam upaya nyata mengubah susunan demografis Ukraina," tambahnya.

Blinken mengatakan Putin dan pemerintahnya tidak akan dapat terlibat dalam pelanggaran sistematis ini tanpa hukuman.

Akuntabilitas menjadi keharusan.

"Inilah sebabnya kami mendukung upaya otoritas Ukraina dan internasional untuk mengumpulkan, mendokumentasikan, dan melestarikan bukti kekejaman," ujarnya.

"Bersama-sama, kami berdedikasi untuk meminta pertanggungjawaban pelaku kejahatan perang dan kekejaman lainnya," tambahnya.(*)

Baca juga: Putin Keluarkan Dekrit Jalur Cepat Perluas Kewarganegaraan Rusia ke Seluruh Ukraina

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved