Selasa, 9 Juni 2026

Internasional

Ukraina Meradang, Korea Utara Akui Kemerdekaan Dua Wilayah Separatis yang Direbut Rusia

Korea Utara telah menjadi salah satu dari sedikit negara di dunia yang mengakui kemerdekaan dua wilayah separatis yang direbut Rusia di Ukraina Timur.

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AP/Andy Wong/File
Choe Sun Hui, Menteri Luar Negeri Korea Utara memberi pengarahan kepada wartawan di luar kedutaan Korea Utara di Beijing, Cina, pada 23 Juni 2016. 

SERAMBINEWS.COM, SEOUL - Korea Utara telah menjadi salah satu dari sedikit negara di dunia yang mengakui kemerdekaan dua wilayah separatis yang direbut Rusia di Ukraina Timur.

Korea Utara telah mendukung perang Rusia melawan Ukraina sejak invasi dimulai.

Kementerian Luar Negeri Ukraina memutuskan hubungan diplomatik dengan Korea Utara sebagai tanggapan.

Kemudian, mengecam keputusan Pyongyang yang merusak kedaulatan dan integritas wilayah Ukraina.

Korea Utara telah berulang kali menyalahkan Amerika Serikat atas krisis di Ukraina.

Dimana, mengklaim kebijakan hegemonik Barat membenarkan serangan Rusia di Ukraina untuk melindungi dirinya sendiri.

Baca juga: Menlu Rusia WO dari G20 di Bali, Hadapi Kritik atas Invasi ke Ukraina

Media pemerintah Korea Utara, Kamis (14/7/2022) melaporkan Menteri Luar Negeri Choe Sun Hui, mengirim surat kepada para pemimpin di wilayah Donetsk dan Luhansk.

Hal itu menyampaikan keputusan Korea Utara untuk mengakui kemerdekaan mereka dan kesediaannya untuk mengembangkan hubungan diplomatik dengan keduanya.

Pemimpin separatis Donetsk Denis Pushilin mengakui keputusan Korea Utara pada Rabu (13/7/2022).

Luhansk dan Donetsk bersama-sama membentuk wilayah Donbas, wilayah pabrik baja, tambang, dan industri lainnya yang sebagian besar berbahasa Rusia di timur Ukraina.

Separatis telah menguasai bagian dari kedua provinsi sejak 2014.

Tetapi Presiden Rusia Vladimir Putin mengakui kemerdekaan mereka hanya sesaat sebelum invasi dimulai pada 24 Februari 2022.

Baca juga: Menentang Perang Rusia di Ukraina, Alexei Gorinov Anggota Dewan Moskow Dihukum 7 Tahun Penjara

Suriah sejak itu juga mengakui kemerdekaan mereka.

Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba mengatakan seruan Rusia ke Korea Utara untuk dukungan menunjukkan Moskow tidak memiliki sekutu lagi di dunia.

Kecuali negara-negara yang bergantung padanya secara finansial dan politik.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved