Breaking News:

Luar Negeri

Ripudaman Singh Malik, Pelaku Teroris Pemboman Pesawat Air India 1985 Tewas Ditembak di Kanada

Kepolisian Kanada menduga kuat bahwa penembakan terhadap Ripudaman Singh Malik merupakan penembakan yang ditargetkan dan terencana.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Amirullah
Richard Lam/The Canadian Press via CBC.ca
Ripudaman Singh Malik, satu dari dua orang yang dibebaskan dalam dua pemboman teroris pesawat Air India di tahun 1985, tewas setelah ditembak mati, Kamis (14/7/2022). 

Ripudaman Singh Malik, Pelaku Teroris Pemboman Pesawat Air India 1985 Tewas Ditembak di Kanada

SERAMBINEWS.COM, OTTAWA - Ripudaman Singh Malik, satu dari dua orang yang dibebaskan dalam dua pemboman teroris pesawat Air India di tahun 1985, tewas setelah ditembak mati.

Peristiwa penembakan itu terjadi di Surrey, British Columbia (BC), Kanada pada Kamis (14/7/2022) waktu setempat.

NDTV melaporkan bahwa Royal Canadian Mounted Police (kepolisian Kanada) tidak mengkonfirmasi nama korban.

Tetapi mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa seorang pria ditemukan "menderita luka tembak" dan "meninggal karena luka-lukanya di tempat."

"Ini tampaknya merupakan penembakan yang ditargetkan," kata petugas polisi Surrey, Sarbjit Sangha.

Baca juga: Diduga Dana Sumbangan ACT Mengalir ke Kelompok Teroris Al-Qaeda, PPATK Blokir 60 Rekening

Ia menambahkan bahwa sebuah kendaraan yang diyakini dikemudikan oleh para penembak terletak beberapa kilometer jauhnya terbakar habis.

Para penembak itu hingga kini belum diketahui siapa.

"Setelah api berkobar, kemungkinan para penembak melarikan diri dengan kendaraan lain yang sekarang sedang dicari polisi," kata dia.

Malik, yang berusia pertengahan 70-an, memiliki bisnis di dekat tempat dia dibunuh.

Malik dan satu terdakwa bernama Ajaib Singh Bagri telah dibebaskan pada tahun 2005 dari tuduhan terkait aksi terorisme' title=' terorisme'> terorisme pemboman dua pesawat Air India tahun 1985 yang menewaskan 331 orang.

Satu kasus terjadi pada penerbangan Air India 182 yang meledak di udara di atas Samudra Atlantik pada 23 Juni 1985, dan menewaskan 329 orang.

Bom lainnya meledak di bandara Narita Tokyo, menewaskan dua petugas bagasi.

Air India meledak pada 1985
Otoritas angkatan laut Irlandia membawa puing-puing dari Boeing 747 Air India, 28 Juni 1985 di Cork. Pesawat itu jatuh pada 23 Juni 1985 dengan sekitar 329 orang di dalamnya. Dua pria Sikh ditangkap di Vancouver, British Columbia 27 Oktober 2000 dan didakwa membunuh 329 orang di dalam penerbangan Air India yang lepas landas dari Kanada dan meledak di lepas pantai Irlandia, polisi federal mengumumkan di Vancouver.

Pembunuhan tersebut merupakan pembunuhan massal terburuk dalam sejarah Kanada

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved