Ibu Brigadir J Ungkap Perlakuan Baik Putri Candrawathi Istri Ferdy Sambo, Kerap Beri Uang ke Anaknya

Ibu kandung Brigadir J atau Yosua Hutabarat, Rosti Simanjuntak, mengungkap perlakuan Putri Candrawathi istri Ferdy Sambo ke anaknya.

Editor: Faisal Zamzami
Kolase Tribunnews.com
Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo(Kiri), Putri Candrawati (Tengah), Brigadir J(Kanan) 

SERAMBINEWS.COM - Brigadir J telibat dalam insiden Polisi tembak Polisi terjadi di Rumah Dinas Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo, Jumat, 8 Juli 2022.

Brigadir J meninggal dunia setelah berduel senjata api dengan Bharada E.

Ibu kandung Brigadir J atau Yosua Hutabarat, Rosti Simanjuntak, mengungkap perlakuan Putri Candrawathi istri Ferdy Sambo ke anaknya.

Rosti Simanjuntak rupanya sempat merasa heran melihat kebaikan Putri Candrawathi memperlakukan Brigadir J.

Menurut Rosti, Putri Candrawathi sangat memperhatikan kesejahteraan anak buah suaminya, termasuk Brigadir J.

Bahkan, Putri Candrawathi disebut pernah memberi uang kepada adik Brigadir J.

Rosti mengenang momen itu di samping peti jenazah Brigadir J atau Nofriansyah Yoshua Hutabarat.

Momen itu diabadikan adik Rosti, Rohani Simanjuntak melalui siaran langsung Facebook pada 11 Juli 2022.

Dia menyebut, Putri kerap memberikan uang kepada anak bungsunya atau adik Brigadir J saat datang ke rumah Putri.

Baca juga: Kuasa Hukum Pertanyakan Penyebab Luka Sayat di Tubuh Brigadir J, Mengapa Jari Korban Putus?

Hal ini diketahui dari video yang diunggah adik Rosti, Rohani Simanjuntak, di akun Facebook miliknya pada 11 Juli 2022.

Dalam video tersebut, terlihat Rosti menceritakan kebaikan Putri saat berada di samping peti jenazah Brigadir J.

"Ku tanya adik, baik kali ini ibu (Putri), dikasihnya adikmu itu uang Rp10 juta kalau datang. Tapi karena besarnya uang sewa rumahnya itu nak. Biaya kosnya itu habis begitulah keuangannya itu," kata Rosti dalam bahasa Batak, sambil menangis.

Dia mengatakan, istri Ferdy Sambo ini yang kerap mengundang anak bungsunya untuk datang ke rumahnya.

Lebih lanjut, Rosti menyebut perilaku baik dan jujur yang dimiliki Brigadir J ini membuat dia diperhatikan dan disayangi Ferdy Sambo dan istri.

Namun hal itu, kata dia, justru membuat orang lain cemburu dengan anaknya tersebut.

"Jadi cemburunya orang itu karena bapak dan ibu itu menyayangi kalian, karena perbuatanmu yang jujur itunya anaku," ujar Rosti.

"Padahal kau bilang, selalunya dipanggil ibu, dik ke rumah. Ibu yang panggil sama bapak kalau tidak datang ditelepon terus."

Dalam kesempatan itu, Rosti juga menuturkan Brigadir J sempat menyiapkan pesta ulang tahun untuk sang adik.

"Pas ulang tahun adikmu kau buatnya meriah anakku Disediakan segala hidangan padahal aku tidak bisa seperti itu," ungkapnya.

"Tapi histeris sekali aku melihat kau diperlakukan seperti ini anakku. Padahal mamakmu enggak bisa melihatmu, enggak bisa ku tolong kau anakku."

Diberitakan sebelumnya, menurut kepolisian, Brigadir J tewas dalam insiden saling tembak dengan rekannya sendiri, Bharada E.

Kejadian tersebut terjadi di rumah Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo pada Jumat, 8 Juli 2022.

Pihak kepolisian menyebut penembakan tersebut dimulai dari dugaan pelecehan yang dilakukan Brigadir J kepada istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah membentuk tim khusus untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

Selain itu, Komnas HAM juga tengah melakukan penyelidikan secara independen terhadap kasus polisi tembak polisi tersebut.

Baca juga: Komnas HAM tak Terkendala Usut Tewasnya Brigadir J

Percakapan Terakhir Brigadir J di Grup WhatsApp Keluarga, Ibunya Tanya Kapan Pulang Kampung

Terungkap pesan WhatsApp Brigadir J di grup WhatsApp keluarga dan juga janji yang sempat diucapkan Brigadir J sebelum tertembak Polisi.

Seperti yang diketahui, Brigadir J telibat dalam insiden Polisi tembak Polisi terjadi di Rumah Dinas Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo, Jumat, 8 Juli 2022.

Brigadir J meninggal dunia setelah berduel senjata api dengan Bharada E dan kini kasusnya menjadi viral.

Sebelum insiden itu, sempat terucap janji dari Brigadir J kepada sang kekasih.

Wanita kekasih polisi asal Jambi itu bernama Vera Simanjuntak.

Vera dan Brigadir Yosua sudah menjalin hubungan asmara selama 8 tahun.

Rohani Simanjuntak, bibi korban mengatakan soal awal mula perkenalan Brigadir Yosua dan Vera.

Mereka berkenalan setelah Yosua 1 tahun bertugas di Pamenang, Sarolangun.

Lama menjalin hubungan asmara, akhirnya Brigpol Yosua disebut berjanji akan menikahi Vera, setelah naik pangkat menjadi perwira.

"Ya sudah ada pembicaraan, katanya mau menikahi pacarnya setelah jadi perwira, 7 bulan lagi," kata Rohani, Selasa (12/7/2022).

Rohani pun mengatakan soal keseriusan Vera terhadap Brigpol Yosua.

Ibu Brigpol Yosua juga telah menanyakan keyakinan kekasih putranya tersebut untuk menunggu keseriusan Brigpol Yosua.

"Kakak saya (menyebut ibu korban) sudah nanya, sanggup tidak nunggu si abang, dia (Kekasih korban) bilang sanggup dan dia bilang tidak bisa nemukan laki-laki sebaik dia," katanya, dikutip dari TribunJambi.com.

Kedua keluarga telah saling kenal baik, dan sudah saling membicarakan rencana pernikahan.

Kepada keluarga, Brigpol Yosua mengatakan, akan mendapat kenaikan pangkat sekira 7 bulan lagi.

Baca juga: Fakta Baru Kasus Tewasnya Brigadir J, Kuasa Hukum Tolak Pernyataan Ada Baku Tembak, Yakin Karena Ini

Isi Percakapan Terakhir Brigpol Yosua

Sosok Brigadir J alias Yosua Hutabarat yang tewas di rumah Kadiv Propam. (TRIBUNJAMBI.COM/ARYO TONDANG)
Fakta baru berupa percakapan terakhir Brigpol Yosua di grup WA terangkap.

Ternyata Brigpol Yosua masih aktif berkomunikasi di Grup WhatsApp beberapa saat sebelum tewas dengan sejumlah luka tembakan di rumah Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo.

Data yang Tribun dapatkan di lapangan, akun WhatsApp Brigpil Yosua terakhir aktif pada pukul 17.05, Jumat (8/7/2022). Itulah waktu jelang kejadian baku tembak menewaskan Brigpol Yosua.

Berikut transkrip percakapan Yosua di grup WhatsApp keluarga, yang diperoleh pada Jumat (15/7/2022).

Tanggal 8 Juli 2022

Anggota keluarga inisial Y mengirimkan foto keluarga di Grup WA sedang berada di pemandian air panas Sipoholon, Tarutung.

Pemandian tersebut pernah menjadi tempat mereka main sewaktu kecil.

Brigpol Yosua: Asyik sekali!!!”

Pukul 12.58: Y kirim foto ibu di grup WhastApp.

Pukul 13.02: Yosua membaca pesan foto tersebut, namun tidak ada balasan.

Pukul 17.05: Riwayat WhatsApp aktif terakhir.

Pukul 19.34: Y kirim foto lagi di grup WhatsApp. Brigpol Yosua tidak membaca.

Pukul 21.34: RH telah berada di RS Bhayangkara Jakarta mengabarkan Brigpol Yosua meninggal dunia.

RH adalah adi Yosua, hadir pada saat proses autopsi berjalan.

Proses autopsi yang dilakukan tidak ada pendampingan dari pihak keluarga, hanya diminta tanda tangan persetujuan.

Sementara pada 2 Juli 2022, Brigadir Yosua memberi kabar berangkat ke Magelang di Grup WA keluarga.

Berikut rentetan percakapan Yosua di Grup Keluarga pada 2-7 Juli 2022.

Minggu, 2 Juli 2022

Pukul 14:46 WIB : Brigpol Yosua mengabarkan dirinya berangkat menuju Magelang, Jawa Tengah.

Brigpol Yosua mengawal Kadiv Propam, Irjen Pol Ferdy Sambo beserta istri dan anak, hendak mengantarkan anak Kadiv Propam sekolah di Magelang.

Senin, 3 Juli 2022

Ada percakapan antara Brigpol Yosoa dengan sang ibu, Rosti Simanjuntak, lewat telepon.

Ibu : Ikut nggak ke kampung? (mau perjalanan pulang kampung dari Sungai Bahar, menuju Padang Sidempuan, Sumatera Utara).

Brigpol Yosua : Belum bisa izin karena masih di Magelang.

Selasa, 4 Juli 2022

Brigpol Yosua bertanya lagi ke keluarga melalui grup WhatsApp tentang rencana perjalanan ke Padang Sidempuan.

Brigpol Yosua : Hari apa berangkat ke kampung?

Y: Berangkat pada hari ini (4 Juli 2022).

Rabu, 5 Juli 2022

Keluarga Brigpol Yosua masih berada dalam perjalanan. Tidak ada komunikasi karena di perjalanan tidak ada sinyal.

Sekitar pukul 23.00 WIB keluarga tiba di Balige, Sumatera Utara.

Kamis, 6 Juli 2022

Pukul 07.16 WIB: Sudah Sampai dimana? (di grup WA kelurga)

Y: Sedang di tempat Nantulang di Soborong-borong.

Percakapan antara Brigpol Yosua dengan Yuni Hutabarat dilanjutkan dengan saling kasih kabar dan kirim foto-foto di grup WhastApp keluarga.

Tanggal 7 Juli 2022

Brigpol Yosua dan keluarga saling memberi kabar di grup WhatApps

Diberitakan sebelumnya, Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat meninggal di rumah Kadiv Propam Polri, Jumat (8/7/2022).

Polisi menyebut Yosua meninggal dalam baku tembak dengan Bharada E sekitar pukul 17.00 WIB.

Sementara di tubuhnya, berdasarkan foto yang Tribun dapatkan, dan juga keterangan keluarga, selain luka tembak juga ada luka sayatan.

Baca juga: Sebanyak 65 Orang Siswa Aceh Memperoleh Beasiswa Bakti Mifa-BEL

Baca juga: Meskipun Ibundanya telah Tiada, Amanda Manopo Ingin Berikan Kado Spesial dengan Hijrah

Baca juga: Bambang Prawira dan Ria Yunita Juara Festival Lagu Daerah di RRI Banda Aceh, Ini Daftar Juaranya

 

Sebagian artikel ini telah tayang di Tribun Manado dengan judul 'Baru Terungkap Ternyata Istri Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo Kerap Beri Uang kepada Adik Brigadir J'

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved