Breaking News:

Internasional

Remaja Australia Kemungkinan Tewas di Kamp Penjara Suriah, Dibawa Oleh Kerabat Pendukung ISIS

Seorang remaja Australia yang dibawa ke Suriah saat masih berusia 11 tahun oleh kerabat pendukung ISIS diduga tewas di kamp Suriah yang dikelola

Editor: M Nur Pakar
AP
Wanita berjalan di kamp al-Hol yang menampung sekitar 60.000 pengungsi, termasuk keluarga dan pendukung ISIS di Provinsi Hasakeh, Suriah, Sabtu, (1/5/2021). 

SERAMBINEWS.COM, LONDON - Seorang remaja Australia yang dibawa ke Suriah saat masih berusia 11 tahun oleh kerabat pendukung ISIS diduga tewas di kamp Suriah yang dikelola pasukan Kurdi.

Dia telah terjebak di dalam penjara selama tiga tahun terakhir, lapor BBC pada Senin (18/7/2022).

Yusuf Zahab (17) dibawa ke Suriah pada tahun 2015 ketika masih berusia 11 tahun oleh anggota keluarga yang telah diradikalisasi di Australia dan ingin bergabung dengan kelompok teror.

Dia dijatuhi hukuman penjara tanpa dakwaan pada 2019 lalu.

Pemerintah Australia telah berdiri teguh membatasi pemulangan warganya dari Suriah.

Bahkan, anak-anak yang dibawa ke negara yang dilanda perang, dengan mengatakan terlalu berbahaya untuk berbuat lebih banyak.

Menanggapi berita kematiannya, keluarga Zahab di Sydney mengatakan mereka sedih dan marah.

Baca juga: Prancis Pulangkan 35 Anak dan 16 Ibu dari Kamp ISIS di Suriah

Keluarga itu telah memohon kepada pihak berwenang Australia selama bertahun-tahun untuk memulangkannya.

Keadaan seputar kemungkinan kematian Zahab masih belum jelas.

Kemungkinan dia terluka pada Januari 2022 setelah ISIS melancarkan serangan ke penjaranya, yang dikelola oleh Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang dipimpin Kurdi di timurlaut negara itu.

Para pejuang ISIS berharap untuk membebaskan beberapa rekan mereka dari penjara.

Tetapi ditahan oleh SDF, dengan dukungan militer AS, setelah pertempuran berdarah selama seminggu yang menewaskan 180 orang.

Zahab mengirim rekaman suara ke keluarganya di Australia, dia takut mungkin mati kapan saja ketika pertempuran antara ISIS dan SDF berlanjut.

Dia diperkirakan terluka dalam pertempuran itu.

Baca juga: ISIS Manfaatkan Badai Pasir, Bantai 12 Warga Irak di Kirkuk dan Diyala

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved