Breaking News:

Internasional

India Tolak Masuk Eks Presiden Sri Lanka, Singapura Hanya Izinkan 2 Pekan

India menolak permintaan masuk Gotabaya Rajapaksa, mantan presiden Sri Lanka yang kabur dari negaranya akibat diamuk massa di tengah krisis

Editor: bakri

NEW DELHI - India menolak permintaan masuk Gotabaya Rajapaksa, mantan presiden Sri Lanka yang kabur dari negaranya akibat diamuk massa di tengah krisis.

Seorang sumber mengatakan kepada CNN-News 18 bahwa Rajapaksa sebenarnya berencana ke India setelah menghabiskan waktu di Singapura dalam beberapa hari belakangan.

Menurut sumber itu, Rajapaksa mencari tempat baru karena Singapura hanya mengizinkan ia berada di negara itu selama 15 hari setelah tiba pada pekan lalu.

Sumber itu mengatakan bahwa Rajapaksa berusaha mendekati India agar ia mengantongi izin tinggal di negara itu.

Sebagaimana pernyataan sebelum Rajapaksa kabur, pemerintahan Narendra Modi kali ini juga menolak.

India, lanjut sumber itu, tak ingin terlihat melawan warga Sri Lanka.

Rajapaksa minggat dari Sri Lanka saat protes besar-besaran melanda di negaranya.

Ia sempat dicegat petugas imigrasi saat berusaha ke luar negeri.

Militer kemudian membawa dia dan rombongan ke pangkalan angkatan laut.

Saat itu, Maladewa dan India menjadi opsi negara tujuan sebelum Rajapaksa mengakhiri pelariannya di Uni Emirat Arab.

Baca juga: Penjabat Presiden Sri Lanka Umumkan Keadaan Darurat Nasional, Rakyat Tolak Rezim Lama

Baca juga: Mantan Presiden Sri Lanka Sampaikan Pembelaan

Namun, India dengan tegas menolak dan menyampaikan keberpihakan mereka kepada warga Sri Lanka.

Pada Jumat pekan lalu, Rajapaksa akhirnya terbang ke Singapura.

Pemerintah setempat menyatakan lawatan itu merupakan kunjungan pribadi.

"(Rajapaksa) tak meminta suaka, dan dia juga tak diberikan suaka," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri Singapura.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved