Breaking News:

Kupi Beungoh

ISLAM, Mengharamkan Pernikahan Beda Agama untuk Menjaga Aqidah dan Keturunan

Pernikahan beda agama akan mengakibatkan lahir anak yang tidak jelas dalam hal aqidah, begitu juga tidak jelas dalam hal perwalian dalam Islam

Editor: Amirullah
ist
Dr. Ainal Mardhiah, S.Ag, M.Ag adalah Dosen Tetap Fakultas Tarbiyah Dan Keguruan UIN Ar Raniry Banda Aceh 

Dalam Islam yang menjadi wali adah pihak laki-laki yang dinikahi oleh ibunya anak secara sah, sedangkan pernikahan berbeda agama itu tidak sah, anak yang lahir adalah anak zina, dengan demikian nasabnya anak turun dari ibu misalnya Roro binti Sofa (ibu nya), yang seharusnya jika pernikahannya sah sesama muslim Roro binti suki (bapaknya).

Jika seperti ini keadaannya, ketika anak menikah tidak ayah yang seharusnya   menikahkan ia, ibunya tentu tidak boleh. Harus dicari wali dengan pilihan lainnya, intinya sangat bermasalah.

Begitu juga dalam warisan tidak boleh mewarisi orang yang berbeda agama.  Dan akan timbul masalah psikologis pada anak, masalah sosial dan masalah masalah lainnya.

*) PENULIS Dr. Ainal Mardhiah, S.Ag, M.Ag adalah Dosen Tetap Fakultas Tarbiyah Dan Keguruan UIN Ar Raniry Banda Aceh.

KUPI BEUNGOH adalah rubrik opini pembaca Serambinews.com. Setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis.

BACA TULISAN KUPI BEUNGOH LAINNYA DISINI

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved