Breaking News:

Salam

Pemerintah Harus Jamin Stok Pupuk Bersubsidi

Pemerintah membatasi pembelian pupuk subsidi seiring melonjaknya harga bahan baku untuk pupuk

Editor: bakri
SERAMBINEWS.COM/HERIANTO
Stok pupuk urea dan NPK di sebuah toko penjual pupuk di Pertokoan Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar 

Pemerintah membatasi pembelian pupuk subsidi seiring melonjaknya harga bahan baku untuk pupuk.

Pembatasan tersebut dituangkan dalam Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 10/2022 tentang Tata Cara Penebusan Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi Pupuk Bersubsidi di Sektor Pertanian.

Direktur Pupuk dan Pestisida Kementerian Pertanian (Kementan), Mohammad Hatta, mengatakan, "Pupuk yang disubsidi hanya NPK dan Urea.

Lalu, pupuk subsidi itu dibatasi untuk sembilan komoditas pangan yang mempengaruhi inflasi," ujar Hatta.

Sebelumnya, pemerintah memangkas subsidi pupuk.

Pemerintah memotong jumlah komoditas yang akan diberi pupuk subsidi dari 70 menjadi sembilan komoditas.

Sembilan komoditas yang diberi pupuk subsidi terdiri dari tiga subsektor yaitu tanaman pangan, hortikultura, dan perkebunan.

Subsektor tanaman pangan terdiri dari padi, jagung, dan kedelai.

Subsektor hortikultura terdiri dari cabai, bawang merah, dan bawang putih.

Baca juga: Kuota Tiga Jenis Pupuk Bersubsidi Bertambah, Urea dan NPK Berkurang

Baca juga: Petani Kesulitan Mendapatkan Pupuk Bersubsidi

Kemudian subsektor perkebunan terdiri dari tebu rakyat, kakao, dan kopi.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved