Breaking News:

Berita Bireuen

Kasus PNPM Bireuen, Kejari Bireuen Terima Pengembalian Dana Rp 240 juta

Total uang yang sudah dikembalikan mulai saat proses penyidikan sampai dengan saat ini sebesar Rp. 798.125.000.

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Taufik Hidayat
Dok Humas
Kejari Bireuen, Mohamad Farid Rumdana SH MH didampingi Kasie Pidsus dan Kasie Intelijen, Jumat (22/07/2022) memperlihatkan uang yang dikembalikan kelompok peminjam program PNPM, Jeumpa Bireuen. 

Laporan Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Di tengah penyelidikan kasus penggelapan dana Simpan Pinjam Kelompok Perempuan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SPP-PNPM) Kecamatan Jeumpa dan sudah ada dua tersangka, Kejari Bireuen, Jumat (22/07/2022) menerima pengembalian dana dari kelompok peminjam.

Dana dikembalikan tersebut mencapai Rp 240 juta lebih ke Kejari Bireuen bertepatan dengan Hari Adhyaksa ke 62 tahun ini.

Kejari Bireuen Kejari Bireuen, Mohamad Farid Rumdana SH MH didampingi Kasi Pidsus, Muhammad Rhazi SH MH dan Kasi Intelijen Muliana SH kepada Serambinews.com mengatakan, bertepatan dengan Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-62, tim penyidik telah menerima uang pengembalian dalam perkara dugaan penyelewengan dana Simpan Pinjam Kelompok Perempuan (SPP) Kecamatan Jeumpa, Bireuen  tahun 2022.

Dana dikembalikan dari salah satu kelompok peminjam yang menunggak sebesar Rp. 240.537.000. Disebutkan, selanjutnya uang tersebut akan dititipkan ke Rekening Penampung Kejaksaan Negeri Bireuen.

Nantinya, kata Kajari, uang tersebut  akan diperhitung  sebagai uang pengganti dalam perkara ini bersamaan dengan uang yang telah dititipkan sebelumnya.

Dengan pengembalian tersebut total yang sudah dikembalikan mulai saat proses penyidikan sampai dengan saat ini sebesar Rp. 798.125.000.

Kejari Bireuen, Mohamad Farid Rumdana menghimbau kepada kelompok lain yang masih menunggak agar mempunyai itikad baik untuk segera menyelesaikan tunggakan tersebut dan tim berjanji akan terus mencari siapa-siapa penikmat uang negara tersebut untuk dapat
mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Tim berkomitmen akan segera menyelesaikan penyidikan ini sehingga dapat segera dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Banda Aceh.

Pengembalian dana simpan pinjam yang menunggak tersebut rangkaian dari proses penyelidikan kasus dugaan penggelapan dana simpan  pinjam.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Kejari Bireuen menahan dua tersangka, FHB dan SM dalam kasus dugaan penggelapan dana simpan pinjam Kelompok Perempuan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SPP- PNPM) Kecamatan Jeumpa, Selasa (19/7/2022). Kajari

Bireuen, Mohamad Farid Rumdana SH MH menjelaskan, EHB dan SM adalah ketua Kelompok Peminjam (KSP) pengendali semua kelompok dari Gampong Pulo Lawang, Kecamatan Jeumpa. “Berdasarkan bukti permulaan yang cukup, kita tetapkan dua tersangka," ujar Kejari Bireuen, Mohamad Farid Rumdana dalam konferensi pers, Selasa (19/7/2022).(*)

Baca juga: Jaksa Tahan Dua Tersangka Kasus Penggelapan Dana PNPM Jeumpa

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved