Berita Lhokseumawe

Kisah Petugas Pemadam Kebakaran di Lhokseumawe, Terobos Kobaran Api Hingga Tersengat Listrik 

Tepatnya satu rumah di Desa Uteun Bayi, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, sedang terbakar.

Penulis: Saiful Bahri | Editor: Mursal Ismail
For Serambinews.com
Danru Pemadam Kebakaran Kota Lhokseumawe, Ridwan 

Tepatnya satu rumah di Desa Uteun Bayi, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, sedang terbakar.

Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Danru Pemadam Kebakaran Kota Lhokseumawe, Ridwan, Minggu (24/7/2022) sekitar pukul 12.00 WIB, mendapatkan laporan adanya kebakaran.

Tepatnya satu rumah di Desa Uteun Bayi, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, sedang terbakar.

Seperti biasa, dia bersama petugas lainnya langsung meluncur ke lokasi. Dua damkar dikerahkan. 

Dalam hitungan menit mereka tiba di lokasi. 

Saat itu  Ridwan pun melihat kobaran api di dalam rumah terus membesar.

Ketua Tagana Lhokseumawe, Samsul Bahri di lokasi kebakaran kawasan Uteun Bayi Lhokseumawe, Minggu (24/7/2022)
Ketua Tagana Lhokseumawe, Samsul Bahri di lokasi kebakaran kawasan Uteun Bayi Lhokseumawe, Minggu (24/7/2022) (For Serambinews.com)

Baca juga: Sebelum Kebakaran Dayah, Waled Munir Kiran Memiliki Firasat Tak Lazim, Ini Penuturannya

Bila tidak dipadamkan di bagian dalam, berpeluang besar api akan terus membesar hingga membakar rumah lainnya.

Didasari rasa tanggungjawab untuk bisa segera memadamkan api, dia pun mengambil selang air dan langsung menerobos masuk ke dalam rumah.

Sampai di dalam rumah, dirinya mulai melakukan pemadaman. Tidak lama kemudian, badannya terasa kesemutan. 

"Awalnya saya tidak yakin tersengat listrik, sehingga langsung melanjutkan pemadaman," katanya.

Beberapa detik kemudian, badannya kembali tersengat dalam waktu beberapa detik.

Seketika dirinya langsung merasa sangat lemas.

Baca juga: VIDEO -Kebakaran Lahan di Lhokseumawe Sempat Mengenai Rumah Warga

"Saat itu saya sadar sudah tersengat arus listrik yang terbawa melalui air yang mengenangi rumah. Karena saat itu rupanya listrik belum padam," paparnya.

Saat dirinya merasa sudah lemas dan melihat api pun mulai padam, akhirnya Ridwan mengambil kesimpulan untuk keluar dari dalam rumah. 

"Setelah itu, rasa lemas masih terus terasa. Sampai saya minum susu, baru terasa nyaman kembali," pungkasnya.

Kronologis kebakaran

Seperti diberitakan sebelumnya, satu rumah semi permanen dihuni dua kepala keluarga atau enam jiwa di Desa Uteun Bayi, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, terbakar.

Rumah itu terbakar, Minggu (24/7/2022) sekitar pukul 12.00 WIB.

Baca juga: Aceh Besar Lautan Api, Dalam Semalam Lima Kali Terjadi Kebakaran

Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, sebagian harta benda para korban pun berhasil diselamatkan.

Sesuai data dari Tagana Kota Lhokseumawe, rumah yang terbakar tersebut adalah milik keluarga Agus. 

Agus tinggal di rumah induk seorang diri. Kemudian di sampingnya ditempati Len, adiknya Agus. Leni tinggal bersama suami dan tiga anaknya. 

"Jadi ada enam jiwa yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran ini," kata Ketua Tagana Lhokseumawe, Samsul Bahri.

Sedangkan kronologis kejadian, lanjut Samsul Bahri, berawal Agus yang kebetulan berada di dalam rumah melihat api muncul dari kamar. 

Iklan untuk Anda: Seluruh Indonesia kaget! Diabetes mudah diobati (lihat di sini)
Advertisement by

Berhubung sebagian besar rumah terbuat dari kayu, maka api terus menyebar. 

Warga sekitar langsung berupaya memadamkan api dan sebagian lagi berupaya menyelamatkan harta benda di dalamnya.

Tidak lama kemudian, petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi. 

Belasan menit kemudian, api berhasil dipadamkam. Api pun tidak sampai merembes ke rumah lainnya.

"Untuk penyebab kebakaran, diduga kuat karena konsleting listrik," pungkas Samsul Bahri. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved