Berita Aceh Barat

Usai Berobat Kampung, Syarifuddin Menghilang

Hilangnya Syarifuddin berawal saat yang bersangkutan bersama istrinya pergi berobat di kawasan Blang Dalam, pada Sabtu malam.

Penulis: Sadul Bahri | Editor: Taufik Hidayat
For Serambinews.com
Warga saat berada di kawasan kebun kelapa sawit untuk mencari orang hilang di Desa Seuneubok Dalam, Kecamatan Woyla Timur, Kabupaten Aceh Barat, Minggu (24/7/2022). 

Laporan Sa'dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Syarifuddin (47) warga Desa Blang Mee, Kecamatan Woyla, Kabupaten Aceh Barat, dilaporkan menghilang usai berobat kampung ke dukun di kawasan Desa Blang Dalam, Kecamatan Woyla Timur, pada Minggu (24/7/2022) sekitar pukul 03.00 WIB dini hari.

Kabar hilangnya Syarifuddin beredar pada pagi hari, setelah salah satu warga menemukan sepeda motor yang dibawa oleh korban hilang tersebut di sebuah kebun kelapa sawit kawasan Desa Seuneubok Dalam, Kecamatan Woyla Timur.

“Saat ini warga masih terus melakukan pencarian bersama di lokasi ditemukan kendaraan sepeda motor di sebuah kebun kelapa sawit milik saya hingga pukul 17.27 WIB sore,” kata Sekdes Seuneubok Dalam, Ridwan kepada Serambinews.com, Minggu (24/7/2022).

Disebutkan, hilangnya Syarifuddin berawal saat yang bersangkutan pergi berobat di kawasan Blang Dalam, pada Sabtu (23/7/2022) malam, pada malam itu korban ditemani oleh istrinya sendiri.

Karena telah larut malam, korban bersama istrinya menginap di rumah saudara mereka di Balang Dalam pada malam itu, yang diduga mengalami penyakit lambung.

Berawal dari itu sekitar pukul 03.00 WIB dini hari Minggu (24/7/2022), istri korban terjaga, dan saat itu melihat suaminya telah tidak ada lagi di tempat tidur.

“Pertama kalinya saat itu istrinya tidak curiga, menduga mungkin keluar sebentar dan berharap akan kembali saat itu, namun hingga subuh tiba korban tidak kunjung kembali lagi ke rumah tersebut tempat mereka menginap malam itu,” jelas Ridwan.

Akhirnya istri korban mencarinya pulang ke rumah, ternyata juga tidak ada, sehingga melaporkan kepada warga dan aparat desa setempat atas kejadian yang terjadi tersebut, sehingga warga yang mengetahui hal tersebut langsung melakukan pencarian bersama.

“Dalam pencarian warga telah menemukan sepeda motor milik korban di sebuah kebun sawit, sedangkan korban hingga Minggu sore belum berhasil ditemukan,” jelas Ridwan.

Disebutkan, kasus tersebut telah dilaporkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat guna untuk membantu melakukan pencarian terhadap korban hilang tersebut.

Ia menambahkan, bahwa korban selama ini mengalami penyakit dalam, sehingga harus melakukan pengobatan tradisional.(*)

Baca juga: Bupati Aceh Barat Dukung Pemekaran Kota Meulaboh dari Kabupaten Aceh Barat

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved