Breaking News

Pengabdian Masyarakat

Dosen Unsam Latih Warga Idi Rayeuk, Olah Minyak Pliek Ue Jadi Minyak Goreng Sehat dan Layak Konsumsi

PKM yang diberikan kepada kaum ibu ini yaitu pengolahan minyak pliek ue menjadi produk minyak goreng yang sehat...

Penulis: Seni Hendri | Editor: Eddy Fitriadi
Dok Unsam
Dosen Unsam Latih Warga Idi Rayeuk, Olah Minyak Pliek Ue Jadi Minyak Goreng Sehat dan Layak Konsumsi. 

Laporan Seni Hendri | Aceh Timur 

SERAMBINEWS.COM, IDI - Dosen Universitas Samudra (Unsam) Langsa melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) di Gampong Jalan, Kecamatan Idi Rayeuk, Aceh Timur, Kamis (28/7/2022).

PKM yang diberikan kepada kaum ibu ini yaitu pengolahan minyak pliek ue menjadi produk minyak goreng yang sehat dan layak konsumsi.

Tim PKM Unsam terdiri dari dosen-dosen dari program studi Kimia dan Biologi pada Jurusan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Teknik, yang diketuai Rahmatul Fajri SPd MSi dan beranggotakan Puji Wahyuningsih SSi MSc dan Beni Al Fajar SPd MSc.

Ketua Tim PKM, Rahmatul Fajri SPd MSi, mengatakan kegiatan PKM ini salah satu aplikasi tri dharma perguruan tinggi bagi dosen melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) yang dilakukan di desa-desa sekitar kampus meliputi tiga kabupaten yaitu Kota Langsa, Aceh Timur dan Aceh Tamiang.

Menurut Rahmatul Fajri, kegiatan ini bertujuan untuk membangun kreativitas masyarakat dalam mengolah minyak pliek ue yang diperoleh dari hasil pembuatan pliek ue.

Selain itu diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif pengganti minyak goreng sawit kemasan mengingat kelangkaan dan mahalnya harga minyak goreng di pasaran.

Rahmatul Fajri mengatakan, pengolahan minyak pliek ue hingga menjadi minyak goreng sehat dan layak dikonsumsi melalui teknik penyaringan menggunakan adsorben arang aktif. 

Berdasarkan penelitian, arang aktif sangat efektif digunakan sebagai adsorben, sehingga dengan teknik filtrasi menggunakan arang aktif ini diharapkan mampu menghilangkan bau tengik sehingga minyak pliek ue nyaman untuk digunakan.

"Melalui pelatihan dan pendampingan ini kita harapkan minyak pliek ue yang bau tengik menyengat, dapat menjadi produk minyak goreng yang layak dikonsumsi dan dapat dikembangkan menjadi produk usaha industri rumah tangga," ungkap Rahmatul Fajri.

Sementara itu, Keuchik Gampong Jalan, Munawar, mengatakan kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakatnya, karena melalui kegiatan yang sangat bermamfaat itu masyarakat memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru dalam bidang penerapan teknologi dalam kehidupan sehari-hari.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved