Konflik Rusia vs Ukraina
Dubes Ukraina Bacakan Puisi ‘Aku’ Karya Chairil Anwar di Hari Kenegaraan
Puisi Chairil dibacakan Hamianin untuk mengobarkan semangat pantang menyerah negaranya menghadapi invasi Rusia
* Kobarkan Semangat Pantang Menyerah Hadapi Invasi Rusia
Puisi Chairil dibacakan Hamianin untuk mengobarkan semangat pantang menyerah negaranya menghadapi invasi Rusia.
Hamianin menyebut perjuangan rakyat Ukraina serupa dengan puisi ‘Aku’ karya Chairil, yang dibacakannnya.
Duta Besar (Dubes) Ukraina untuk Indonesia, Vasyl Hamianin, membacakan puisi ‘Aku’ karya penyair kenamaan Indonesia, Chairil Anwar, dalam konferensi pers virtual, Kamis (28/7/2022).
Puisi Chairil dibacakan Hamianin untuk mengobarkan semangat pantang menyerah negaranya menghadapi invasi Rusia.
Hamianin menyebut perjuangan rakyat Ukraina serupa dengan puisi ‘Aku’ karya Chairil, yang dibacakannnya.
Aku
Kalau sampai waktuku
Ku mau tak seorang kan merayu
Baca juga: Militer Rusia Klaim Hancurkan Markas Legiun Internasional Ukraina, 40 Tentara Bayaran Tewas
Baca juga: Serangan Rusia Tewaskan 18 Personel Medis Ukraina, Zelensky Tegaskan Pantang Menyerah
Tidak juga kau
Tak perlu sedu sedan itu
Aku ini binatang jalang
Dari kumpulannya terbuang
Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang
Luka dan bisa kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih peri
Dan aku akan lebih tidak peduli
Aku mau hidup seribu tahun lagi
Puisi yang diciptakan oleh pria yang meninggal di umur 27 tahun ini disebut menginspirasi Hamianin.
Dia lantas mengibaratkannya dengan totalitas rakyat Ukraina menghadapi musuh.
Hamianin mengatakan puisi itu sangat menginspirasi dirinya.
"Puisi karya Chairil Anwar itu menggambarkan apa yang saat ini terjadi di Ukraina," tambahnya.
Konferensi pers itu dilakukan bebarengan dengan Hari Kenegaraan Ukraina pada 28 Juli.
"Tapi hadiah terbaiknya adalah serangan Rudal dari Rusia," tambahnya.
Dan rakyat Ukraina terus menerjang...
Nyanyian Putin
Sementara itu, suporter klub sepak bola Fenerbahce menyanyikan nama Presiden Rusia, Vladimir Putin, ketika tim kesayangan mereka menjamu wakil dari Ukraina, Dynamo Kyiv, dalam putaran kedua kualifikasi Liga Champions, Kamis (28/7/2022).
Para suporter Fenerbahce menyanyikan nama Putin setelah pemain Dynamo Kyiv membobol gawang yang dijaga Altay Bayindir di Stadion Sukru Saracoglu, Istanbul, Turkiye.
Dalam laga tersebut, Kyiv menang 2-1 setelah sempat bermain imbang 0-0 dalam putaran pertama di kandang yang dimainkan di Polandia karena invasi Rusia.
Atas hasil itu, Kyiv melaju babak ketiga kualifikasi Liga Champions sementara Fenerbahce tersingkir.
Diansir AFP, nyanyian nama Putin tampaknya merupakan upaya suporter Fenerbahce untuk memprovokasi pendukung Dynamo Kyiv yang hadir.
Nyanyian nama Putin tersebut lantas ditanggapi oleh Duta Besar Ukraina untuk Turkiye, Vasyl Bodnar.
Di Twitter, Bodnar mengungkapkan kesedihannya atas dinyanyikannya nama Putin dari suporter Fenerbahce dalam pertandingan tersebut.
“Sepak bola adalah permainan yang adil.
Kemarin Dynamo Kyiv lebih kuat,” tulis Bodnar di Twitter.
“Sangat menyedihkan mendengar kata-kata dukungan dari fans Fenerbahce untuk seorang pembunuh dan agresor Rusia yang mengebom negara kami,” imbuh Bodnar.
Di sisi lain, Bodnar menyampaikan terima kasih kepada warga Turkiye yang membela sisi Ukraina setelah nyanyian nama Putin dari suporter Fenerbahce.
Sementara itu, pelatih Dynamo Kyiv Mircea Lucescu menolak untuk menghadiri konferensi pers wajib setelah pertandingan sebagai protes.
“Saya tidak mengharapkan nyanyian seperti itu.
Sangat disayangkan,” kata Lucescu dalam sebuah pernyataan yang dirilis ke media Turkiye.
Turkiye tetap berusaha tap netral dalam perang Rusia-Ukraina meskipun menyandang status anggota NATO.(kompas.com)
Baca juga: Ukraina Klaim Drone Rusia Banyak Dilengkapi Komponen dari Negara Barat
Baca juga: Di Tengah Invasi ke Ukraina, Putin Hadapi Medan Perang Kedua dari Batalyon Sheikh Mansur
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Dubes-Ukraina-untuk-Indonesia-Vasyl-Hamianin.jpg)