Rabu, 6 Mei 2026

Konflik Rusia vs Ukraina

Dubes Ukraina Bacakan Puisi ‘Aku’ Karya Chairil Anwar di Hari Kenegaraan

Puisi Chairil dibacakan Hamianin untuk mengobarkan semangat pantang menyerah negaranya menghadapi invasi Rusia

Tayang:
Editor: bakri
AFP/DITA ALANGKARA
Dubes Ukraina untuk Indonesia, Vasyl Hamianin, saat menghadiri Pertemuan Menteri Luar Negeri (Menlu) G20 di Nusa Dua, Bali, pada Jumat (8/7/2022) lalu. 

* Kobarkan Semangat Pantang Menyerah Hadapi Invasi Rusia

Puisi Chairil dibacakan Hamianin untuk mengobarkan semangat pantang menyerah negaranya menghadapi invasi Rusia.

Hamianin menyebut perjuangan rakyat Ukraina serupa dengan puisi ‘Aku’ karya Chairil, yang dibacakannnya.

Duta Besar (Dubes) Ukraina untuk Indonesia, Vasyl Hamianin, membacakan puisi ‘Aku’ karya penyair kenamaan Indonesia, Chairil Anwar, dalam konferensi pers virtual, Kamis (28/7/2022).

Puisi Chairil dibacakan Hamianin untuk mengobarkan semangat pantang menyerah negaranya menghadapi invasi Rusia.

Hamianin menyebut perjuangan rakyat Ukraina serupa dengan puisi ‘Aku’ karya Chairil, yang dibacakannnya.

Aku

Kalau sampai waktuku

Ku mau tak seorang kan merayu

Baca juga: Militer Rusia Klaim Hancurkan Markas Legiun Internasional Ukraina, 40 Tentara Bayaran Tewas

Baca juga: Serangan Rusia Tewaskan 18 Personel Medis Ukraina, Zelensky Tegaskan Pantang Menyerah

Tidak juga kau

Tak perlu sedu sedan itu

Aku ini binatang jalang

Dari kumpulannya terbuang

Biar peluru menembus kulitku

Aku tetap meradang menerjang

Luka dan bisa kubawa berlari

Berlari

Hingga hilang pedih peri

Dan aku akan lebih tidak peduli

Aku mau hidup seribu tahun lagi

Puisi yang diciptakan oleh pria yang meninggal di umur 27 tahun ini disebut menginspirasi Hamianin.

Dia lantas mengibaratkannya dengan totalitas rakyat Ukraina menghadapi musuh.

Hamianin mengatakan puisi itu sangat menginspirasi dirinya.

"Puisi karya Chairil Anwar itu menggambarkan apa yang saat ini terjadi di Ukraina," tambahnya.

Konferensi pers itu dilakukan bebarengan dengan Hari Kenegaraan Ukraina pada 28 Juli.

"Tapi hadiah terbaiknya adalah serangan Rudal dari Rusia," tambahnya.

Dan rakyat Ukraina terus menerjang...

Nyanyian Putin

Sementara itu, suporter klub sepak bola Fenerbahce menyanyikan nama Presiden Rusia, Vladimir Putin, ketika tim kesayangan mereka menjamu wakil dari Ukraina, Dynamo Kyiv, dalam putaran kedua kualifikasi Liga Champions, Kamis (28/7/2022).

Para suporter Fenerbahce menyanyikan nama Putin setelah pemain Dynamo Kyiv membobol gawang yang dijaga Altay Bayindir di Stadion Sukru Saracoglu, Istanbul, Turkiye.

Dalam laga tersebut, Kyiv menang 2-1 setelah sempat bermain imbang 0-0 dalam putaran pertama di kandang yang dimainkan di Polandia karena invasi Rusia.

Atas hasil itu, Kyiv melaju babak ketiga kualifikasi Liga Champions sementara Fenerbahce tersingkir.

Diansir AFP, nyanyian nama Putin tampaknya merupakan upaya suporter Fenerbahce untuk memprovokasi pendukung Dynamo Kyiv yang hadir.

Nyanyian nama Putin tersebut lantas ditanggapi oleh Duta Besar Ukraina untuk Turkiye, Vasyl Bodnar.

Di Twitter, Bodnar mengungkapkan kesedihannya atas dinyanyikannya nama Putin dari suporter Fenerbahce dalam pertandingan tersebut.

“Sepak bola adalah permainan yang adil.

Kemarin Dynamo Kyiv lebih kuat,” tulis Bodnar di Twitter.

“Sangat menyedihkan mendengar kata-kata dukungan dari fans Fenerbahce untuk seorang pembunuh dan agresor Rusia yang mengebom negara kami,” imbuh Bodnar.

Di sisi lain, Bodnar menyampaikan terima kasih kepada warga Turkiye yang membela sisi Ukraina setelah nyanyian nama Putin dari suporter Fenerbahce.

Sementara itu, pelatih Dynamo Kyiv Mircea Lucescu menolak untuk menghadiri konferensi pers wajib setelah pertandingan sebagai protes.

“Saya tidak mengharapkan nyanyian seperti itu.

Sangat disayangkan,” kata Lucescu dalam sebuah pernyataan yang dirilis ke media Turkiye.

Turkiye tetap berusaha tap netral dalam perang Rusia-Ukraina meskipun menyandang status anggota NATO.(kompas.com)

Baca juga: Ukraina Klaim Drone Rusia Banyak Dilengkapi Komponen dari Negara Barat

Baca juga: Di Tengah Invasi ke Ukraina, Putin Hadapi Medan Perang Kedua dari Batalyon Sheikh Mansur

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved