Breaking News:

Salam

Jangan Terbujuk Calo!

Seorang pegawai negeri sipil (PNS) kantor kecamatan di Lhokseumawe (AF, 54 thn) berhasil menipu puluhan orang dengan total kerugian

Editor: bakri

Berpengalaman pada kasus ini, AKBP Henki Ismanto mengimbau masyarakat agar tidak mempercayai bila ada orang yang mengiming-imingi dapat mengurus atau bisa meluluskan menjadi PNS atau PPPK.

"Sebab, saat ini semua proses mulai dari pendaftaran sampai pengumuman kelulusan dilakukan secara online," imbuhnya.

Kita juga ingin mengingatakan masyarakat, bahwa calo itu selalu memanfaatkan kesempatan setiap kali musim penerimaan CPNS dan PPPK.

Pemerintah juga mengakui kesulitan memberantas praktik jahat ini.

“Tapi untuk calo sangat sulit memberantasnya, karena modusnya macem-macem.

Pelakunya kebiasaan PNS atau mantan PNS yang punya jaringan.

Meski aturan rekruitmen PNS dan PPPK sudah begitu ketat, mereka tetap saja mencari celah,” kata pejabat Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).

Menurut Kemenpan-RB, jika mengacu pada sistem yang ada sekarang, sebenarnya saat ini sulit bagi calo untuk mengelabui para CPNS.

"Orang mau bayar berapapun gak akan mungkin bisa lulus jika nilai hasil testnya memang tidak memenuhi syarat.

” kata pejabat Kemenpan-RB.

Dan, selain aturan atau sistem rekruitmen yang sudah sangat ketat, sebetulnya yang terpenting juga adalah membangun sikap masyarakat untuk tidak mempercayai calo.

Ini menjadi hal yang sangat sulit, sebab yang menjadi korban tidak saja orang-orang kecil yang kurang beroengathuan, tapi juga para sarjana yang notabene sebagai kaum intelektual masih mau mempercayai calo hingga kini.

Jadi, sekali lagi kita harapkan kasus penipuan yang begitu terang dibongkar polisi di Lhokseumawe hendaknya menjadi pelajaran bagi masyarakat untuk tidak mempercayai calo CPNS atau PPPK.

Nah?!

Baca juga: Polisi Periksa 30 Saksi Kasus Calo CPNS, Sekda Sudah Pernah Panggil Pelaku

Baca juga: Kasus Calo CPNS, Sekdako Lhokseumawe: Gaji Tersangka Telah Ditahan dan Terancam Dipecat jadi PNS

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved