Internasional
Jurnalis Yaman Dapat Mati Kapan Saja di Dalam Penjara Houthi
Seorang jurnalis Yaman mengatakan para wartawan yang ditahan dalam penjara Sanaa oleh milisi Houthi dapat mati kapan saja.
SERAMBINEWS.COM, SANAA - Seorang jurnalis Yaman mengatakan para wartawan yang ditahan dalam penjara Sanaa oleh milisi Houthi dapat mati kapan saja.
Seperti dikatakan oleh Sam Al-Ghobari, seorang jurnalis Yaman.
Dia mengatakan Tawfiq Al-Mansouri mungkin mati kapan saja karena kelalaian medis oleh Houthi.
Dia mendesak organisasi internasional dan tokoh berpengaruh untuk bergabung dengan suara yang menyerukan agar dia dibebaskan.
"Kami menyerukan kepada semua orang media dan selebritas media Arab dan Teluk untuk segera menyelamatkan nyawanya," katanya kepada Arab News, Kamis (28/7/2022).
Secara terpisah, seorang warga sipil tewas dan lainnya terluka pada Rabu (27/7/2022) malam.
Baca juga: Keluarga Jurnalis Shireen Abu Akleh Temui Menteri Luar Negeri AS, Tuntut Keadilan Atas Pembunuhannya
Seusai peluru yang ditembakkan oleh Houthi mendarat di desa mereka di provinsi Taiz, kantor berita SABA melaporkan.
Houthi menembakkan mortir ke Desa Al-Suaiher di Maqbanah Taiz, menewaskan Maher Saeed (18) dan melukai Mohammed Najeeb Ali (20).
Serangan mortir itu terjadi ketika tentara Yaman mengumumkan Houthi membombardir lokasi mereka di barat Taiz.
Sebelum Houthi maju ke barat dalam upaya menguasai lokasi baru dekat gunung Han.
Penembakan Houthi dan serangan darat di bagian Taiz yang dikendalikan oleh pemerintah Yaman belum berhenti sejak 2 April 2022.
Padahal, faksi-faksi yang bertikai di negara itu setuju untuk menghentikan permusuhan di bawah gencatan senjata yang ditengahi oleh PBB.
Baca juga: Jurnalis Yasmina Zaytoun Dinobatkan Sebagai Miss Lebanon 2022
Houthi juga telah menolak beberapa proposal untuk membuka jalan di Taiz di bawah gencatan senjata.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Milisi-Houthi-di-Yaman-Gelar-Rapat-Umum.jpg)