Sabtu, 25 April 2026

Internasional

60 WNI Disekap di Kamboja, 55 Selamat 5 Lagi Masih Proses Evakuasi

Menteri Luar Negeri (Menlu), Retno Marsudi, menuturkan 5 warga negara Indonesia (WNI) yang disekap di Sihanoukville, Kamboja

Editor: bakri
AFP/File
Pangkalan Angkatan Laut Kamboja Ream berlokasi strategis di Teluk Thailand, menyediakan akses siap pakai ke Laut China Selatan 

JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu), Retno Marsudi, menuturkan 5 warga negara Indonesia (WNI) yang disekap di Sihanoukville, Kamboja masih dalam proses evakuasi.

Sementara 55 orang lainnya telah diselamatkan berkat kerja sama dengan pihak kepolisian Kamboja.

“Lima WNI lainnya masih berproses pemindahannya, atau saat ini sedang diupayakan untuk evakuasi,” tutur Retno dalam keterangannya, Sabtu (30/7/2022).

Adapun 55 orang yang telah berada di tempat yang aman dan dalam kondisi kesehatan yang baik.

“Ke 55 WNI tersebut semuanya dalam kondisi sehat,” kata dia.

Retno memaparkan, koordinasi penyelamatan itu dilakukannya dengan Menlu Kamboja pada Jumat (29/7/2022).

Setelah itu, Menlu Kamboja memberi kabar telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan akan menerjunkan tim khusus hari ini.

“Kalimat yang disampaikan adalah, The Chief of Police is sending another team tomorrow morning to look after this case,” sebut dia.

Sementara itu tim KBRI Kamboja juga tengah membantu kinerja tim kepolisian Kamboja untuk menyelamatkan 5 orang sisanya.

“Tim KBRI juga sudah berada di Sihanoukville, guna membantu evakuasi,” pungkasnya.

Baca juga: Menang Susah Payah Saat Lawan Nakaturi FC, Kamboja Montasik Lolos ke Babak Kedua

Baca juga: Ganjar Desak Kemenlu Segera Selamatkan Warga Pemalang yang Disekap di Kamboja

Dikabarkan para Pekerja Migran Indonesia (PMI) itu terbuai dengan tawaran pekerjaan dari perusahaan investasi ilegal di Kamboja.

Setelah berangkat, mereka tak boleh meninggalkan tempat kerjanya.

Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemlu Judha Nugraha menyampaikan, kasus penipuan kerja dari perusahaan investasi ilegal di Kamboja meningkat dibandingkan tahun 2021.

Dalam catatannya, Tahun lalu, KBRI Phnom Penh menyelamatkan 119 WNI yang menjadi korban.

Sementara tahun ini, tercatat 291 WNI telah menjadi korban dan 133 di antaranya sudah dipulangkan. (kompas.com)

Baca juga: Sekjen Liga Muslim Dunia Temui Pemimpin Kamboja di Phnom Penh, Dari Raja Sampai Patriark Budha

Baca juga: Pemkab Pidie Jaya dan Demokrat Fasilitasi Pemulangan Warga Meureudu yang Terkatung-katung di Kamboja

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved