Breaking News:

Internasional

Pemerintah Inggris Akui Kesalahan, Saat Evakuasi Pekerja Afghanistan Sebagai Penjaga Hewan Tentara

Pemerintah Inggris telah mengakui kesalahan dan mengakui penyesalan atas evakuasi pekerja badan amal penjaga hewan tentara asing dari Afghanistan.

Editor: M Nur Pakar
AFP
Pesawat Qatar mengevakuasi warga dari bandara Kabul, Afghanistan. 

SERAMBINEWS.COM, LONDON - Pemerintah Inggris telah mengakui kesalahan dan mengakui penyesalan atas evakuasi pekerja badan amal penjaga hewan tentara asing dari Afghanistan.

Dilansir AFP, Minggu (31/7/2022), ketika pasukan Taliban mendekati Kabul pada Agustus 2021, Ketua Amal Nowzad Pen Farthing mengorganisir evakuasi anjing dari ibu kota Afghanistan.

Seusai dia berhasil mengajukan banding langsung ke pemerintah Inggris.

Kantor Luar Negeri, Persemakmuran & Pembangunan Inggris kemudian ditanyai tentang peran yang dimainkan Perdana Menteri Boris Johnson dalam realokasi sumber daya evakuasi tersebut.

Pemerintah membantah secara pribadi memerintahkan kasus itu untuk diprioritaskan.

Namun, Komite Urusan Luar Negeri mengklaim awal tahun ini, beberapa pejabat senior percaya Johnson campur tangan dalam kasus tersebut.

Baca juga: Pria Afghanistan Mantan Penterjemah Tentara Inggris Tuduh London Khianati Istrinya

Dengan harapan dapat mengamankan evakuasi tetapi, tidak ada penjelasan yang masuk akal.

Pemerintah Inggris mengatakan sempat gagal memenuhi kriteria resmi untuk evakuasi.

Tetapi, karyawan amal Nowzad diberikan kursi pesawat pada menit terakhir setelah intervensi misterius dari tempat lain di pemerintahan."

Sehingga, staf Nowzad akhirnya melakukan perjalanan ke Pakistan.

Seorang juru bicara mengatakan pemerintah mengakui lagi cara keputusan memanggil staf Nowzad untuk evakuasi dibuat sangat luar biasa.

Dalam kasus khusus ini, lebih banyak perhatian harus diambil dan dikomunikasikan kepada staf.(*)

Baca juga: 180 Guru British Council Masih Terjebak di Afghanistan, Terancam Dihukum Oleh Taliban

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved