Breaking News:

Internasional

Pemukiman Yahudi Kepung Rumah Warga Palestina, Masuk dan Keluar Dikendalikan Pasukan Israel

Pagar besi setinggi delapan meter mengelilingi rumah keluarga Gharib di Tepi Barat yang diduduki Israel.

Editor: M Nur Pakar
AFP
Rumah Sa'adat Gharib terletak di jantung pemukiman Yahudi Givon Hahadasha, utara Jerusalem, berbatasan dengan Desa Beit Ijza, Tepi Barat, Palestina. 

SERAMBINEWS.COM, BEIT IJZA - Pagar besi setinggi delapan meter mengelilingi rumah keluarga Gharib di Tepi Barat yang diduduki Israel.

Untuk ,masuk dan keluar dari rumah, mereka harus melewati gerbang yang dikendalikan dari jarak jauh oleh pasukan keamanan Israel.

Sejak Israel merebut wilayah itu dalam Perang Enam Hari tahun 1967, sebuah pemukiman Yahudi bermunculan di sekitar tanah yang diklaim oleh keluarga tersebut.

Sehingga, mereka terisolasi di rumah satu lantai di tepi Desa Beit Ijza, Palestina.

“Saya tidak tahu kapan ini akan berakhir,” desah Sa'adat Gharib kepada AFP, Senin (1/8/2022).

“Tidak ada yang tahu rasa sakit yang diderita anak-anak saya," tambahnya.

Baca juga: Seratusan Pemuda Palestina Demonstrasi di Tepi Barat, Tolak Perluasan Pemukiman Yahudi

Selama bertahun-tahun rumah keluarga itu berdiri di tengah petak-petak tanah pertanian.

Tetapi sekarang terletak di belakang gerbang kuning, yang dikendalikan oleh tentara Israel, yang juga berpatroli di sebuah jembatan sempit yang menghadap ke pagar delapan meter.

“Selama bertahun-tahun, kami mengalami kehidupan yang sulit,” kata Gharib (40) yang bekerja untuk Otoritas Palestina di Ramallah.

Ketika dia masih kecil, pemukiman Yahudi di Givon Hahadasha dibangun di atas tanah yang katanya milik keluarganya.

Puluhan tahun kemudian, pagar tinggi memisahkan rumah Gharib dari rumah dan kebun beratap merah Israel.

Sebuah ruang komunal untuk pemukim, dengan seluncuran anak-anak, telah ditempatkan beberapa meter meter jauhnya.

Pemukiman dianggap ilegal oleh sebagian besar komunitas internasional, sebuah penilaian yang ditolak Israel.

Baca juga: Asosiasi Pengacara Palestina Gelar Demonstrasi, Tolak Pembatasan Hak dan Kebebasan Warga

Keluarga Gharib telah berjuang dalam berbagai pertempuran hukum di pengadilan Israel.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved