Breaking News:

Berita Aceh Barat

297 Gampong di Aceh Barat Segera Gelar Pilchiksung, Pemkab Sosialisasi Juknis Pemilihan

Marhaban mengatakan, kegiatan sosialisasi itu merupakan langkah awal guna menyukseskan jalannya tahapan pemilihan keuchik.

Penulis: Sa'dul Bahri | Editor: Saifullah
Dok Kominsa Aceh Barat
Peserta dari kecamatan dan desa mengikuti kegiatan sosialisasi Perbup tentang Pemilihan Keuchik di Aceh Barat, Selasa (2/8/2022). 

Laporan Sa'dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat menggelar kegiatan sosialisasi Peraturan Bupati Aceh Barat Nomor 20 Tahun 2022, tentang petunjuk teknis (juknis) pemilihan dan pemberhentian keuchik yang dilaksanakan di Aula Bappeda setempat, Selasa (/2/8/2022).

Kegiatan ini dalam rangka persiapan pelaksanaan pemilihan keuchik secara langsung ( Pilchiksung) di Aceh Barat.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Aceh Barat tersebut dibuka oleh Bupati Ramli MS diwakili Sekretaris Daerah (Sekda), Marhaban SE, MSi.

Sosialisasi ini diikuti oleh seluruh camat dan unsur Muspika, keuchik, imum mukim, tuha peut, aparatur gampong, serta stakeholder lainnya dalam wilayah Aceh Barat.

"Kegiatan sosialisasi Perbup ini rencananya akan kita laksanakan selama 3 hari, mulai tanggal 2 hingga 4 Agustus 2022," ujar Marhaban dalam sambutannya.

Marhaban mengatakan, kegiatan sosialisasi itu merupakan langkah awal guna menyukseskan jalannya tahapan pemilihan keuchik.

Baca juga: Keuchik yang Terpilih pada Pilchiksung Serentak Nagan Raya akan Dilantik Akhir Agustus

Sekaligus sebagai bentuk pelaksanaan ketentuan Pasal 6 ayat (4) dan Pasal 7 ayat (2) Qanun Kabupaten Aceh Barat Nomor 2 Tahun 2022 tentang Pemilihan Keuchik secara serentak.

"Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman yang tepat terkait mekanisme maupun rangkaian proses pemilihan dan pemberhentian keuchik di Kabupaten Aceh Barat," tambah Marhaban.

Untuk itu, lanjutnya, perlu dibentuk sejumlah kelengkapan pemilihan seperti Panitia Pemilihan Keuchik (P2K), Panitia Pendaftar Pemilih (P2P), dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Ia meminta semua unsur kelengkapan ini harus berperan maksimal dalam proses pelaksanaan pemilihan keuchik.

Mengingat pemilihan keuchik serentak nantinya akan diikuti oleh 297 gampong dari total 321 gampong yang ada di Kabupaten Aceh Barat.

“Tahapannya dimulai dari tahap persiapan, pencalonan, pemungutan, dan penghitungan suara, hingga tahap penetapan,” urai dia.

Baca juga: Qanun tak Disahkan, Pilchiksung di Lhokseumawe Ditunda, Ini Penjelasan Pemko

Di samping itu, Marhaban berharap kepada seluruh stakeholder yang akan terlibat dalam pemilihan keuchik nanti, agar dapat bersikap netral tanpa memihak kepada salah satu calon.

Hal ini demi menjaga keamanan dan kondusivitas pelaksanaan pemilihan, serta tidak menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat.

"Semoga pelaksanaan pemilihan keuchik tahun ini, dapat menghasilkan pemimpin yang membawa perubahan gampong ke arah yang lebih baik, membangkitkan roda perekonomian, dan kesejahteraan masyarakat, serta menjalankan berbagai program yang bertujuan untuk kemakmuran masyarakat," pungkas Marhaban.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved